DPMK Dorong Kampung Laporkan SPj dan Cairkan ADK Tahap II

 

TANJUNG REDEB- Setelah menyampaikan Surat Pertanggungjawaban (SPj) penggunaan Alokasi Dana Kampung (ADK) tahap I, sejumlah kampung mulai melakukan pencairan ADK tahap II yang bersumber dari dana APBD anggaran 2017.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, ada 8 kampung yang dalam tahap melaporkan SPj dan pencairan ADK tahap II, yakni Kampung Merapun, Long Pelay, Sido Bangen, Talisayan, Suka Murya, Kasai, Manunggal Jaya dan Bukit Makmur Jaya.

"Data yang kita punya, baru kampung-kampung ini yang sudah mulai melaporkan SPjnya. Dan selanjutnya mereka sudah mulai pencairan tahap II, ada yang sejak awal Juli lalu," ungkap Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung DPMK Berau, Sudirman, kepada beraunews.com, Jumat (04/08/2017).

Sementara itu, ADK yang bersumber dari dana APBN anggaran tahun 2017, hingga saat ini telah tersalurkan ke 92 kampung yang ada di Berau. Meski begitu, belum semua kampung melaporkan presentase realisasi dan capaian fisik dari penggunaan dana tersebut.

"Kalau untuk yang APBN, targetnya 75 persen kampung tersalurkan. Tapi kendalanya ada di target pencapaian realisasi fisik di masing-masing kampung yang masih jauh dari target," jelasnya.

Dari kedua dana untuk kampung tersebut, ia berharap Pemerintah Kampung dapat lebih cepat dalam bergerak merealisasikan pembangunan kampung melalui ADK APBD dan APBN, sehingga bagi kampung yang belum mencairkan atau pun menyampaikan SPj penggunaan ADK tahap I, dapat segera melaksanakan hal tersebut.

"Sayang sekali dana besar untuk kampung justru hanya berlalu, sementara di kampung tentu banyak yang perlu dibenahi dan dibangun dengan dana-dana ini," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia