Fasilitas Dasar Jadi Prioritas Kakam Guna Dukung Pertanian

 

BATU PUTIH – Memaksimalkan Alokasi Dana Kampung (ADK) untuk menyediakan fasilitas umum, serta memberikan kenyamanan dalam aktivitas petani, Pemerintah Kampung Lobang Kelatak Kecamatan Batu Putih membangun jalan untuk keperluan aktivitas petani di kampungnya.

Dikatakan Kepala Kampung Lobang Kelatak, Heri Susilo, tahun ini pihaknya akan melakukan peningkatan jalan usaha tani melalui kucuran dana desa.

“Ini kita lakukan dalam memaksimalkan anggaran ADK. Salah satunya menyediakan fasilitas dasar untuk menunjang kegiatan petani," bebernya kepada beraunews.com, Rabu (14/06/2017).

Menurutnya, jalan usaha tani merupakan sarana pendukung yang dibutuhkan banyak petani. Sebab, jika hanya mengandalkan jalan setapak yang biasanya digunakan petani, tentu akan menyulitkan mereka dalam beraktivitas.

Terutama saat cuaca tidak menentu seperti sekarang, tentu akan menyulitkan petani dalam membawa hasil pertanian mereka. Untuk itu lanjut dia, pihaknya memprioritaskan peningkatan jalan usaha tani agar petani lebih nyaman beraktivitas, meskipun di tengah musim hujan.

"Kasihan petani tidak bisa lancar beraktivitas. Disamping itu, dengan adanya jalan usaha tani yang dibangun melalui anggaran kampung ini, petani juga bisa mengembangkan luasan pertanian miliknya tanpa khawatir memikirkan akses jalan," ungkapnya.

Dirinya yakin, dengan tersedianya fasilitas pendukung bagi petani, pertanian dikampungnya akan lebih dan meningkat dari biasanya.

"Kita ingin masyarakat petani di sini lebih berkembang," terangnya.

Ditanya terkait kesulitan petani dalam bertani khususnya petani padi gunung. Apalagi semenjak terbitnya peraturan tentang larangan pembakaran lahan dalam membuka lokasi pertanian. Pihaknya mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan aparat kecamatan dan kepolisian untuk mencari solusi terkait hal tersebut.

"Tetap akan kita koordinasikan dengan pihak terkait bagaimana baiknya. Sebab, menurut tradisi masyarakat di sini, meskipun mereka membuka lahan dengan cara membakar, apinya tidak pernah merembet apalagi sampai mengakibatkan kebakaran. Karena sudah disekat lebih dulu, dan itu sudah dilakukan sejak nenek moyang mereka," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia