Bangun Dua Unit Sumur Bor, Tuntutan Warga ke APMS Talisayan Selesai

 

TALISAYAN – Guna merealisasikan tuntutan masyarakat, Agen Premium Minyak Solar (APMS) Talisayan membangun dua unit sumur bor di sejumlah titik yang berada di wilayah RT 02 Kampung Talisayan Kecamatan Talisayan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab, atas terjadinya kebocoran minyak dari salah satu pipa yang ada di APMS, yang diduga mencemari sejumlah sumur bor milik warga sekitar.

Seperti diketahui, beberapa bulan lalu, sejumlah warga yang berada di sekitar APMS Talisayan mengeluhkan bau dan rasa air sumur mereka seperti minyak bensin. Mereka menduga peristiwa itu terjadi akibat kebocoran minyak dari APMS.

Disampaikan pengelola APMS Talisayan, Farida, pembangunan sumur bor tersebut berdasarkan permintaan masyarakat yang bersangkutan, dan telah sesuai dengan kesepakatan dalam pertemuan yang dilakukan di kantor kepala Kampung Talisayan beberapa waktu lalu.

“Sesuai dengan kesepakatan bersama, warga minta dibangunkan dua unit sumur bor lengkap, dan langsung tersambung ke rumah warga bersangkutan,” ungkapnya kepada beraunews.com, Jumat (02/06/2017).

Dijelaskannya, ketika keputusan rapat ditentukan dengan pembangunan dua unit sumur bor, pihaknya langsung mencari titik lokasi yang dinilai jauh dari rembesan minyak, dan langsung memasang semua perlengkapan sumur ke sejumlah warga yang sumurnya diduga tercemar oleh minyak.

BACA JUGA : Lakukan Mediasi, APMS dan Masyarakat Temui Kata Sepakat

Lanjut dia, saat ini fasilitas dua unit sumur bor tersebut sudah rampung, dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat bersangkutan.

“Alhamdulillah, sudah bisa dimanfaatkan, dan itu sampai selamanya digunakan masyarakat. Karena sistem kita memberikan sumur bor itu bukan untuk dikembalikan, meskipun nanti PDAM sudah normal, setidaknya fasilitas tersebut bisa terus dikelola oleh warga setempat,” bebernya.

Dengan selesai dibangunnya dua sumur bor tersebut, maka permasalahan terkait dugaan pencemaran minyak juga selesai. Hal itu juga sesuai dengan kesepakatan bersama saat rapat beberapa waktu lalu.

“Mengacu pada musyawarah mufakat, keputusannya seperti itu. Jadi sudah selesai,” bebernya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia