Terancam Putus, Warga Waswas

 

BIATAN – Keluhan terkait kerusakan jalan sepertinya tak ada habisnya. Kali ini dirasakan masyarakat yang ada di Kecamatan Biatan karena salah satu titik jalan yang terancam longsor tak kunjung mendapat perhatian oleh pemerintah yang berwenang.

Seperti titik jalan yang berada di sekitar poros Kampung Bapinang menuju Kampung Biatan Lempake, yang mengalami kerusakan cukup parah. Seperti yang disampaikan salah seorang warga yang bermukim di Kampung Biatan Lempake, Ilyas. Menurutnya hingga sampai saat ini kerusakan jalan yang berada di jalan provinsi sepertinya masih belum sepenuhnya diperhatikan dengan serius. Hal itu terlihat dari beberapa titik jalan yang rusaknya semakin parah.

“Padahal jalanan yang terancam longsor itu sudah terlihat sejak tahun 2014, namun tak kunjung diperhatikan. Sekarang sudah tahun 2017, kondisinya makin parah dan sampai merusak tepi aspal, tetapi belum juga jelas kapan dilakukan perbaikan,” bebernya.

Menurutnya, akses jalan yang berada di wilayah pesisir selatan Berau merupakan salah satu akses jalan yang paling banyak dikeluhkan karena banyak mengalami kerusakan, seperti banyaknya lubang di sekitar permukaan jalan, dan kerap mengalami jalan putus.

“Sebagai pengguna jalan jelas mempertanyakan peran pemerintah yang memiliki kewenangan dalam perbaikan jalan ini. apakah harus menunggu jalan longsor atau putus dulu baru dilakukan perbaikan, kan sudah terlambat,” tegasnya.

Sementara itu, Darwis yang juga warga Lempake, mengungkapkan hal senada. Dirinya mengungkapkan, terkait jalan yang terancam longsor tersebut, menurutnya harus  segera dilakukan perbaikan atau pencegahan. Karena dikhawatirkan, jika terjadi cuaca buruk, jalan tersebut benar-benar putus.

“Satu-satunya yang memperlambat jalan itu putus hanya gorong-gorong itu. Jika tidak ada bangunan gorong-gorong itu, kemungkinan sudah lama jalanan itu putus, karena aspalnya sudah menurun. Kita hanya berharap ada pencegahan saja, dan kita tidak ingin sudah kejadian baru ramai-ramai sibuk mengurusi,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia