Proyeksikan Transparansi Via Swakelola

 

TANJUNG REDEB – Beberapa proyek pembangunan di Kampung Pandan Sari Kecamatan Segah, dilaksanakan melalui sistem swakelola. Selain meningkatkan kualitas pekerjaan, menurut Kepala Kampung, Abdullah Gani, sistem ini ditegaskan sebagai salah satu bentuk transparansi pengelolaan keuangan kampung.

“Ini bentuk pelaksanaan Perbup (Peraturan Bupati-red) Nomor 4/2016 yang telah diamanatkan bahwa dalam mengelola dana desa dari APBN secara transparan. Makanya kami buat dengan sistem swakelola atau dikerjakan langsung oleh masyarakat,” jelas Gani.

Melibatkan masyarakat langsung dalam pembangunan langsung atau kegiatan proyek fisik dijelaskannya, pasti menimbulkan kesadaran disemua warga yang terlibat. Khususnya, proyek yang ada harus dikerjakan dengan baik dan harus dengan kualitas terbaik.

“Karena nanti hasilnya untuk warga sendiri, jadi pasti dikerjakan dengan sungguh-sungguh,” sambungnya.

Dari kegiatan pemanfaatan dana yang ada, juga dibuatkan plang kegiatan fisik sebagai kewajiban pengguna anggaran dari pemerintah. Sehingga seluruh warga satu kampung bisa melihat berapa nilai yang dikeluarkan untuk kegiatan pembangunan tersebut.

Gani mengatakan, transparansi sangat penting dalam pengelolaan keuangan kampung. Namun dipastikannya, di Pandan Sari, transparansi sudah dibuat sedini mungkin dimulai dari perencanaan.

Untuk diketahui, selain Alokasi Dana Kampung (ADK) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) khusus untuk pembangunan kampung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berupa Alokasi Dana desa (ADD). Untuk Pandan Sari, ADD yang diterima ini yang lebih pada penggunaan secara swakelola dan untuk transparansi. 

“Kami gunakan untuk pembangunan fisik seperti jalan, dan pendukung jalan seperti siring, drainase dan gorong-gorong,” sebut Gani lagi.

Untuk ADD tahun 2016, proyeksi transparansi ini sudah dilaksanakan untuk proyek penurapan Jalan Achmad Yani Kampung Pandan Sari dengan nilai Rp185 juta. Sementara proyek masih berjalan dan diprediksikan akan segera selesai tidak lama lagi. Kegiatan pembangunan jalan memang diutamakan memanfaatkan ADD setiap tahun.

“Alhamdulillah sudah berjalan, dan kami berharap ADD ada setiap tahun mendampingi ADK, supaya pembangunan kampung bisa lebih maksimal,” tandasnya.(ea)