Tahun Ini, 56 Kampung di Berau Gelar Pilkakam Serentak

 

TANJUNG REDEB – Pada tahun 2017 ini, Pemkab Berau akan menggelar Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) atau biasa disebut desa (Pilkades) serentak. Rencananya akan ada 56 kampung yang ikut dalam Pilkakam serentak tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Ilyas Natsir mengungkapkan, bisa dipastikan sebanyak 56 kampung yang tersebar di 12 kecamatan bakal melaksanakan pesta demokrasinya, yang direncanakan akan dilaksanakan antara September hingga Nopember 2017 mendatang. Persiapan pun digelar paling tidak enam bulan sebelumnya.

“Salah satu diantaranya Kampung Labanan Makmur. Kemudian, ada Gurimbang, Talisayan, termasuk Tumbit Melayu. Kita sudah mulai melakukan persiapan-persiapan, meskipun nanti kegiatannya mungkin akhir tahun,” ungkapnya saat diwawancarai beraunews.com, Minggu (19/02/2017) pagi.

Ditambahkan Kepala Bidang Pemerintahan Kampung DPMK Berau, Sudirman, pelaksanaan Pilkakam serentak 2017 dibagi 3 tahap. Yakni, pertama, diikuti 9 kampung yang masa jabatan kepala kampungnya habis pada 2016 lalu, kedua, diikuti 45 kampung yang masa baktinya habis pada tahun ini, dan terakhir, diikuti 2 kampung yang masa kepemimpinan kepala kampungnya habis pada 2018 mendatang.

“Yang habis 2018, tapi dia habisnya sekitar bulan Februari, jadi dia mengikuti Pilkakam serentak 2017. Itu 2 kampung, jadi semua 56 kampung,” tambahnya.

Adapun mekanisme Pilkakam serentak tahun ini, jelas Dirman (sapaan akrabnya-red), masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya yakni mengacu pada Undang-Undang Nomor 6/2014 tentang Desa dan Peraturan Daerah (Perda) Berau Nomor 7/2015 tentang Pemilihan Kepala Kampung.

“Itu nanti tahapan-tahapan, mulai persiapan, pencalonan, pemilihan sampai penetapan calon, itu nanti akan kita bahas secara mendetail. Tapi, dari estimasi (perkiraan-red) waktu kita, pemilihan itu dilaksanakan nanti sekitar Oktober sampai Nopember. Antara ringnya waktu itu karena nanti kita habis jabatan kepala desa itu, ada yang banyak di Nopember sama Desember. Jadi, harus melihat itu, ringnya waktu,” jelasnya.

 

Namun, persiapan utama yang perlu dilakukan, tegas Dirman, adalah pembentukan panitia Pilkakam oleh pemerintah desa setempat. Sebab, panitia tersebutlah yang akan mengurus segala kebutuhan, termasuk pendaftaran calon kakam.

Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) membentuk Panitia Pilkakam yang bertugas sebagai penyelenggara. Beberapa tugas panitia diantaranya, menyiapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS), verifikasi DPS, penetapan daftar pemilih tambahan, hingga penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Ini perlu juga saya sampaikan, mungkin sekitar mulai bulan Maret, kita akan rapat intensif dengan tim kabupaten, termasuk juga dengan kecamatan terkait dengan penyusunan tahapan. Itu akan kita sesuaikan sebelum ditetapkan, pasti kita sesuaikan dulu terkait dengan tahapan. Kita sepakati bersama karena nanti yang paling berperan adalah panitia pemilihan kampung sama tim kecamatan,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Andi Sawega/Editor: R. Amelia