Peternak Keluhkan Banyak Sapi Lumpuh Mendadak

BATU PUTIH – Sejumlah peternak sapi di Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih keluhkan penyakit lumpuh mendadak yang akhir-akhir ini banyak menyerang ternak di kampung tersebut. Berdasarkan keterangan dari sejumlah peternak sapi kepada beraunews.com, penyakit tersebut menyerang tak memilih usia ataupun jenis kelamin sapi.

Seperti yang diutarakan Latekka, warga RT 6 di kampung tersebut. Ia mengatakan, meskipun kelumpuhannya bersifat sementara, namun ia tetap merasa khawatir terhadap serangan penyakit tersebut. Apalagi penyakit tersebut menyerang sapi- sapinya secara bergantian.

"Sudah sekitar 4 ekor yang kena lumpuh mendadak," katanya.

Ia menjelaskan, sebelum diserang penyakit, kondisi sapi dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan gejala apapun.

"Kalau sudah mulai diserang penyakit, sapi itu mulai memisahkan diri dari kumpulannya untuk menyendiri didalam semak belukar. Sapi yang sudah diserang juga tidak mau makan," terangnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Ternak Sumber Rezeki, Suardi, membenarkan banyaknya serangan penyakit tersebut. Namun, dikatakannya penyakit lumpuh tersebut paling lama menyerang sapi selama dua hari.

"Biasanya satu sampai dua hari sapi sudah sembuh dengan sendirinya. Yang saya dengar penyakit lumpuh itu disebabkan oleh chikungunya (virus yang menyerang manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus-red)," jelasnya.

Terkait hal itu, pihaknya juga telah melaporkannya ke dinas terkait melalui salah seorang petugas kesehatan yang ditempatkan di Kampung Tembudan. Bahkan, beberapa waktu lalu juga dilakukan pemberian obat oleh dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Sudah kita laporkan," katanya.

Ia juga mengatakan, selama penyakit tersebut menyerang sejumlah sapi peternak, belum ada satupun sapi yang mati.

"Belum ada. Itu cuma lumpuh biasa, tidak menyebabkan sapi mati," tutupnya.(hir)