Tak Miliki Laboratorium Komputer, SMP Buyung-Buyung Pesimis UN Online

 

TABALAR – Meski telah memiliki gedung SMP sendiri, Kampung Buyung-Buyung Kecamatan Tabalar, belum memiliki fasilitas yang lengkap. Salah satunya adalah laboratorium komputer.

Hal ini pun disampaikan langsung oleh Kepala Kampung Buyung-Buyung, Mustafa, jika benar SMP 40 Berau ini belum memiliki laboratorium komputer sampai sekarang.

"Apalagi sekarang zamannya teknologi ,dan pastinya kita sangat membutuhkan laboratorium komputer ini," ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (13/02/2017).

Disamping itu, di tahun 2016 telah dilakukan perintisan atau uji coba Ujian Nasional (UN) dengan target beberapa sekolah pada setiap jenjang di setiap provinsi, dan untuk tahun ini, UN dengan sistem komputer akan dilakukan dengan cakupan lebih luas di 34 provinsi pada jenjang SMP/MTs, SMA/MA, SMK, serta Paket B dan C.

"Karena saya dengar juga bahwa UN SMP akan dilaksanakan secara online, untuk itu, mulai sekarang mau tidak mau siswa juga harus familiar dengan komputer. Nah kalau tidak ada laboratorium komputer, bagaimana siswa bisa familiar?, " ungkapnya.

Sementara itu, Kampung Buyung-Buyung juga belum memiliki fasilitas pendukung khususnya tower telekomunikasi dan listrik. Karena itu pun sangat berhubungan dengan laboratorium komputer dan UN sistem online.

"Tapi saat ini kami masih terkendala oleh fasilitas pendukung seperti tower dan listrik, padahal itulah yang sangat penting jika ingin membuat laboratorium komputer, " lanjutnya.

"Saya berharap semoga tahun ini tower dan listrik sudah tersedia, jadi kami bisa segera mungkin membuat laboratorium komputer dan siswa-siswi di sini dapat mengikuti UN secara online," tutupnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia