Anggarkan 500 Juta Untuk Cegah Abrasi

BATU PUTIH – Guna mengantisipasi terjadinya abrasi pantai di sekitar dermaga Kampung Batu Putih disekitar RT 01 Kecamatan Batu Putih, pemerintah kampung bakal membuat siring, atau dinding penahan ombak.

Kepala Kampung Batu Putih, Krisdiyanto mengatakan, abrasi yang terjadi di sekitar lokasi tersebut cukup rawan jika tidak segera ditanggulangi. Apalagi lokasi abrasi tidak jauh dari ujung jalan aspal.

Dijelaskannya, abrasi tersebut sudah lama terjadi, bahkan semenjak dirinya menjabat sebagai kepala kampung. Sadar akan kondisi tersebut, pihaknya juga sempat mengusulkan siring atau dinding penahan ombak ke Pemkab Berau. Hanya, usulan yang ia layangkan beberapa tahun lalu itu tak kunjung di respon.

“Padahal sebenarnya itu sangat riskan, karena jarak dari abrasi ke ujung aspal itu hanya tinggal satu dua meter saja lagi,” ungkapnya kepada beraunews.com saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (03/02/2017).

Untuk mengantisipasi abrasi menjadi lebih parah, dan mengakibatkan kerusakan jalan poros, pihaknya mencoba mengambil inisiatif dengan membuat dinding penahan ombak yang dianggarkan melalui Alokasi Dana Kampung (ADK). Hal tersebut terpaksa dilakukan pihaknya, mengingat mendesaknya penanggulangan abrasi yang semakin hari semakin terlihat mengikis dinding tanah.

“Sudah disetujui BPK (Badan Permusyawaratan Kampung), dan tokoh masyarakat lain. Anggarannya sekitar 500 juta, cuma kita meminta konsultan untuk mengkaji lagi. Dapat berapa meter dengan anggaran seperti itu. Yang penting dapat ditanggulangi dulu,” bebernya.

 

Ia menilai jika abrasi tersebut tidak cepat ditangani, khawatir abrasi akan berdampak pada dermaga yang berada tidak jauh dari lokasi. Sebab kata dia, dulunya di ujung aspal tersebut bisa diparkiri kendaraan roda dua maupun roda empat. Bahkan sebelum abrasi, banyak kapal-kapal sandar di sekitar lokasi tersebut. Namun, seiring waktu dengan sering tergerusnya dinding tanah, membuat dinding tanah tersebut semakin terkikis dan menurun.

"Sekarang sudah sangat menurun dan sudah mendekati aspal. Jika terlalu lama dibiarkan akan menghantam aspal," jelasnya.

Disamping itu, dirinya juga menilai jika tidak cepat ditanggulangi, abrasi dikhawatirkan juga akan berdampak besar pada bangunan dermaga yang berada tidak jauh dari lokasi abrasi.

"Ini yang perlu kita hindari. Jangan sampai berdampak pada dermaga itu," tutupnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia