Berau Sangat Kaya SDA, Keberadaan BUMDes Sangat Menjanjikan

 

BANDUNG – Kunjungan P-APDESI Berau dalam rangka Studi Banding dan Pelatihan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ke Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, disambut baik oleh pemerintah desa setempat.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Cibodas, Dindin Sukaya, yang diwakili oleh Sekretaris Desa Cibodas, Yuyu Wahyu, dan Ketua BUMDes Karya Mandiri, Doyo Mulyo.

Dalam kesempatan tersebut, Doyo Mulyo mengungkapkan, keberadaan BUMDes di desa tersebut menjadi lembaga yang sangat diandalkan oleh pemerintah desa maupun masyarakat desa. Sebab melalui BUMDes, pemerintah desa dapat terbantu dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa dan kesejahteraan sosial bagi masyarakatnya, baik dari sisi kesehatan dengan pengadaan air bersih, peningkatan daya beli masyarakat lewat kios desa, hingga agribisnis dengan pertanian dan peternakan.

BACA JUGA : Studi Banding Pengelolaan BUMDes, P-APDESI Ajak Peserta Bimtek Kunjungi Desa Cibodas

“Sejak berdiri pada tahun 2005, BUMDes Karya Mandiri ini sudah terlihat sekali memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat desa. Kalau biasanya mereka menyambung air di PDAM dengan harga Rp7.600 per kubik, di BUMDes hanya Rp1.000 per kubiknya. Jauh sekali perbedaan yang dirasakan masyarakat. Pengadaan air bersih yang mudah dan murah ini dapat tercapai karena kita mengandalkan kondisi alam yang lebih rendah dari sumber mata air yang kami gunakan, tanpa mekanisme yang rumit,” ujarnya.

 

Selain berhasil menyediakan air bersih dengan harga yang lebih merakyat, BUMDes Karya Mandiri juga telah menyumbangkan beberapa sarana olahraga yang dapat digunakan pemuda desa maupun luar desa. BUMDes juga telah memotivasi masyarakat desa untuk memanfaatkan sumber daya alam serta kondisi alam untuk menambah penghasilan mereka.

“Sarana olahraga yang menjadi salah satu buah dari keberhasian BUMDes sudah bisa dinikmati masyarakat desa sejak tahun 2010, sedangkan kios desa sejak tahun 2012, dan agribisnis di tahun 2016 ini. Lewat agribisnis, Desa Cibodas menjadi distributor sayur mayur untuk supermarket besar di seputaran Jabodetabek, termasuk juga Kalimantan,” tuturnya.

BACA JUGA : Peserta Bimtek BUMDes, Berguru Ke Cibodas

Adapun kontribusi lain adanya BUMDes Karya Mandiri di desa tersebut ialah keberadaannya mampu memfasilitasi berbagai fasilitas umum seperti tempat ibadah dan sekolah dengan menyediakan air bersih secara gratis.

 

Kunjungan yang dilaksanakan P-APDESI Berau, dengan menggandeng sekitar 147 peserta dari 42 kampung tersebut, sangat diapresiasi oleh pemerintah Desa Cibodas. Ia juga meyakini, dengan ketersediaan sumber daya alam yang sangat berlimpah di Bumi Kalimantan, setiap desa yang ada dapat mengelola BUMDes mereka dengan sebaik-baiknya.

“Kalau orang juah-jauh datang mengunjungi kita, berarti sangat penting ilmu ini. Semangat rekan-rekan dari Berau juga sangat memotivasi kami untuk lebih meningkatkan kinerja mengelola BUMDes ini dengan lebih baik lagi. Kita juga belajar dengan Berau. Di Kalimantan daya belinya tinggi, karena sumber daya alamnya juga sangat banyak. Sehingga sangat memungkinkan serta menjanjikan jika BUMDes dikelola, apalagi lahan masih sangat banyak, berbeda dengan di Jawa, dimana keterbatasan lahan menjadi masalah utama. Semoga setelah ini kami yang akan mengunjungi Berau untuk studi banding,” tandasnya.(Marta)