Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Sambagi Tepian Buah

 

SEGAH – Tim penilai lomba desa Provinsi Kaltim, melakukan penilaian langsung ke Kampung Tepian Buah Kecamatan Segah yang menjadi salah satu peserta lomba tersebut, Rabu (26/10/2016).

Pantauan beraunews.com, hadir dalam kesempatan itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim, M Jauhar Efendi, Bupati Berau, Muharram, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, Asisten I Setda Berau, Anwar, Kepala BPMPK Berau, Datu Kesuma, Ketua P-Apdesi Berau, Madri Pani dan pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPMPD Kaltim, M Jauhar Efendi mengatakan, awalnya setiap kabupaten yang kampungnya masuk dalam kategori peserta, diminta datang ke Provinsi melakukan presentasi. Namun, lantaran ada kabupaten yang tak memiliki anggaran khusus untuk keberangkatan ke Provinsi, maka tim penilai dari provinsi yang turun ke daerah masing-masing.

BACA JUGA : Empat Desa dan Kelurahan Ikut Lomba Desa Kaltim 2016, Termasuk Tepian Buah

Dikatakannya, Tepian Buah mewakili Kabupaten Berau bersama Kutim, Penajam Paser Utara (PPU) untuk kategori desa. Menurutnya, hanya Berau yang datang ke Provinsi karena oleh Pemkab tidak dilakukan pemotongan Alokasi Dana Kampung (ADK).

“Jadi saya berterima kasih sekali kepada Bupati dan Wakil Bupati Berau khususnya yang komitmen tidak memotong dana desa, ini luar biasa sekali,” ungkap Jauhar.

Dijelaskannya, saat ini kewenangan desa sangat penting dalam aspek pemerintahan terutama dibidang pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan kemasyarakatan.

Dirinya juga mengingatkan, dana desa memiliki priortas pemanfaatan yang hanya dipakai untuk sektor pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk untuk pengembangan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).

“Untuk itu juga penting ada satuan khusus dana desa dibentuk,” ujarnya.

BACA JUGA : Tak Ada Dana, Tepian Buah Pakai Dana Pribadi Ikuti Lomba Desa Tingkat Provinsi

Sementara itu, Bupati Berau, Muharram menyebutkan, gaung lomba desa ini perlu lebih ditingkatkan. Dengan tujuan, memberikan informasi seluas-luasnya kepada kampung-kampung atau desa untuk ikut lomba.

“Selama ini sepertinya kurang intens penyampaianya, ke depan ini perlu ditingkatkan, agar masyarakatnya bisa lebih aktif terlibat, otomatis bisa mempercepat proses pembangunan,” tuturnya.

 

Dalam presentasinya, Kepala Kampung Tepian Buah, Surya Emisusianti memaparkan beberapa inovasi diantaranya, 1) Pembagian kapling lahan rumah gratis bagi warga yang membangun rumah diatur melalui Peraturan kampung (Perkam), 2) Pelarangan miras dan mediasi konflik sosial masyarakat, 3) Menciptakan ekowisata kampung dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, 4) Merubah budaya masyarakat berladang pindah jadi menetap dan mandiri serta 5) Menggalakkan kembali budaya gotong royong.

“Kita juga punya pelayanan administrasi 15 menit, yaitu pelayanan pembuatan surat pengantar KTP, KK, SKCK, akte lahir. Melalui program dan inovasi kita, saya berharap Kampung Tepian Buah ini mampu melenggang ke tingkat nasional,” tutupnya.(M.S. Zuhrie)