Campur Sari Ingin Kembangkan Buah Alpukat

 

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Campur Sari Kecamatan Talisayan berencana ingin menjadikan kampung tersebut sebagai kampung sentra perkebunan alpukat. Hal itu dikatakan oleh Kepala Kampung Campur Sari, Rasim.

Menurutnya kampungnya cukup potensial menjadi salah satu wilayah penghasil buah alpukat terbesar di Kabupaten Berau.

“Saya memiliki keinginan menjadikan Kampung Campur Sari menjadi kampung penghasil buah alpukat di Berau,” ungkapnya pada beraunews.com, Minggu (16/10/2016).

Menurutnya, rencana tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, diwilayahnya tersebut sudah cukup banyak petani yang berhasil menanam buah alpukat. Hal inilah yang membuat dirinya ingin mengembangkan tanaman tersebut. Apalagi, buah alpukat merupakan buah yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat Talisayan dan masyarakat manapun tentunya.

“Ini sangat potensial sekali dikembangkan. Apalagi untuk pasaran, tidak begitu sulit, dan harganya pun dapat dijangkau semua kalangan,” bebernya.

Ia juga menyampaikan, rencana tersebut juga telah mendapat dukungan dari masyarakat Campur Sari. Sementara untuk lahan sendiri, diungkapkannya masih mencukupi.

“Kalau untuk lahan sudah ada. Apalagi alpukat sendiri, selain dapat ditanam di perkebunan juga dapat ditanam di sekitar pekarangan,” ujarnya.

Bahkan untuk merealisasikan rencananya tersebut, pihaknya juga telah melayangkan usulan bantuan bibit buah alpukat kepada pemerintah. Dengan harapan, usulannya tersebut dapat ditindaklanjuti.

“Kalau usulan sudah kita layangkan. Bahkan setiap Musrenbang kita juga selalu usulkan itu. Kita berharap, apa yang kita rencanakan ini kedepannya dapat terwujud,” bebernya.(Hendra Irawan)