Keren, Bakal Ada Flying Fox Di Tembudan

 

BATU PUTIH – Sabtu (24/9/2016) sekitar pukul 08.00 Wita, objek wisata Tulung (Telaga-red) Ni' Lenggo yang ada di RT 03 Kampung Tembudan mulai dibersihkan oleh puluhan warga setempat. Itu dilakukan sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam mendukung program Pemerintah Kampung Tembudan, yakni menjadikan Tembudan sebagai kampung wisata.

Dipimpin langsung Kepala Kampung Tembudan, Nur Iman, mereka beramai-ramai membersihkan sampah kayu, dan plastik yang berada di sekitar objek wisata. Bahkan, tidak sedikit juga ada warga yang menceburkan diri untuk membersihkan kayu besar yang berada di dasar telaga.

 

Selain menggunakan parang, masyarakat juga menggunakan alat gergaji mesin seperti chainsaw untuk memotong kayu besar, dan menumbang sejumlah pohon yang diperkirakan mengancam bangunan gazebo yang sudah dibangun. Seperti diketahui, pemerintah kampung baru saja membangun Gazebo untuk pengunjung dengan menggunakan Alokasi Dana Kampung (ADK).

BACA JUGA : Objek Wisata Danau Biru Ditingkatkan Tahun Ini

Ditengah kegiatannya, Nur Iman menyampaikan, gotong royong dilakukan sebagai tindak lanjut dari program menjadikan Tembudan sebagai kampung wisata. Terlebih, program tersebut juga sangat didukung oleh masyarakat Tembudan sendiri. Hal itu terlihat dengan tingginya antusias masyarakat mengikuti gotong royong tersebut.

“Ini akan jadi agenda rutin kita setiap bulannya. Memang, dalam mengembangkan ini perlu kerja keras, dan kerja sama antar semua pihak. Tidak hanya dari pemerintah kampung saja, tapi juga perlu dukungan dan partisipasi dari masyarakat. Salah satu bentuknya dengan gotong royong,” ungkapnya kepada beraunews.com.

 

Menurutnya, masih banyak hal yang harus dilakukan dalam mengembangkan Tulung Ni Lenggo, guna menarik pengunjung untuk datang. Bahkan, dalam pengembangannya, pihaknya tidak hanya akan “menjual” kejernihan air Tulung Ni Lenggo, yang disebut menyerupai Labuan Cermin di Biduk-biduk. Tapi, pemerintahnya juga akan memanfaatkan lingkungan hutan yang masih alami dengan membangun wisata out bond. Dimana dalam rencananya itu, juga akan dilengkapi dengan jembatan layang dan Flying Fox.

“Kita sudah survey lokasi dan ini sangat cocok, dan kita juga akan menambah jumlah gazebo lagi. Itu sudah masuk program kita, tapi sebelumnya kita juga harus membentuk pengurusnya. Jika terealisasi, maka ini akan menjadi satu-satunya objek wisata yang dilengkapi wisata out bond yang ada di wilayah pesisir selatan Berau,” terangnya.(Hendra Irawan)