Bupati Dukung Rencana Bimtek Peningkatan SDM 100 Kepala Kampung

 

TANJUNG REDEB – Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (P-Apdesi) Berau berencana ikuti bimbingan teknis (bimtek) peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) 100 kepala kampung di Provinsi Jawa Barat. Rencana ini pun telah mendapat dukungan Pemkab Berau melalui Bupati, Muharram.

“Kami sudah berkonsultasi dengan Bupati Senin (19/9/2016) kemarin dan Bupati mengapresiasi sekali program bimtek ini. Apalagi begitu Bupati mengetahui kalau bimtek ini murni untuk kepentingan kesejahteraan kampung, masyarakat dan memajukan BUMK (Badan Usaha Milik Kampung-red) yang ada, sehingga dapat memaksimalkan pengelolaan hasil pertanian dan sumber daya yang ada di setiap kampung,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) P-Apdesi Berau kepada beraunews.com, Selasa (20/9/2016).

Diakui Madri, saat ini sejumlah kampung memang belum mampu mengelola sumber daya yang ada diwilayahnya, baik itu sumber daya alam, pariwisata maupun sektor pertanian dengan baik, sehingga bimtek kepala kampung ini sangat perlu dilakukan.

“Coba perhatikan, banyaknya sumber daya alam kita justru di kelola orang luar, kita malah jadi penonton, ini perlu di benahi. Keinginan kita melalui bimtek ini semua akan berpikir lebih jernih lagi dalam pengelolaan sumber daya di kampung masing-masing,” imbuhnya.

Terkait pendaan ikuti bimtek tersebut, Madri mengaku tak akan membebani anggaran daerah. Melainkan, program ini telah disiapkan oleh kampung masing-masing, melalui penggunan Alokasi Dana Kampung (ADK). Keputusan menggunakan ADK uga telah disetujui Badan Permusyawaratan Kampung (BPK). Selain itu, program ini hanya dilakukan satu tahun sekali dan telah masuk dalam rencana perjalanan dinas kampung. Jika tidak dilaksankan sementara dana telah disiapkan, dikhawatirkan justru akan menjadi temuan.

“Dananya sudah disiapkan masing-masing kampung, jangan sampai batal. Kalau batal justru akan membahayakan kepala kampung karena akan menjadi temuan saat pemeriksaan,” bebernya.

Madri berharap, momen bimtek yang rencananya akan dilepas Bupati itu dapat dipersiapkan dengan baik oleh kampung yang mengikuti, sehingga bimtek bukan semata perjalanan kosong, namun benar-benar bermanfaat.

“Saya harap, kepala kampung yang ikut bimtek nanti benar-benar mempersiapkan semua, sehingga tidak ada perjalan yang sia-sia. Kita buktikan kalau kampung juga bisa mandiri dengan sumber daya kita sendiri. Demi kemajuan Berau yang lebih baik” pungkasnya.(M.S. Zuhrie)