Ini Sebab Jumlah Hewan Kurban Di Kampung Tembudan Terus Meningkat

 

BATU PUTIH – Usai melaksanakan salat Idul Adha 1437 Hijriah, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih melakukan pemotongan 10 hewan kurban di Masjid Darussalam yang berada di RT 03 kampung tersebut. Hewan kurban yang akan dikorbankan tersebut seluruhnya merupakan hewan ternak peliharaan warga setempat.

Disampaikan salah seorang panitia, Bahtiar setidaknya ada sekitar 7 ekor sapi dan 3 ekor kambing yang dipotong pada pukul 09.00 Wita. Menurutnya jumlah kurban pada Idhul Adha tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya.

"Semua hewan kurban berasal dari sumbangan warga Tembudan," ungkapnya saat berbincang dengan beraunews.com, Senin (12/9/2016).

Ada yang unik dari banyaknya hewan kurban yang dipotong tersebut. Pasalnya, sejumlah hewan kurban yang diserahkan warga, sebagian besar merupakan hasil dari arisan kurban sapi.

Arisan tersebut, dikatakan Bahtiar, sudah hampir 10 tahun dilaksanakan oleh panitia PHBI di Tembudan. Dengan adanya arisan itu, secara spesifik jumlah warga yang berkurban semakin tahun semakin bertambah.

Arisan kurban sendiri, terdiri dari tujuh orang. Untuk iuran perbulannya sendiri tergantung harga sapi. Ia memisalnya harga sapi Rp14 juta, maka perbulannya pembayarannya menyesuaikan dengan harga sapi. Tapi, kegiatan itu tidak seperti arisan yang diundi tiap bulan, jadi arisan sapi ini dilakukan tiap tahun.

"Setiap idul adha, sapi kurban hasil arisan dikeluarkan atas tujuh nama itu. Dari tujuh sapi, lima diantaranya dari arisan sapi. Mereka yang ingin berkurban bisa mengikuti kegiatan arisan ini, namun dengan menyertakan tujuh nama. Makanya setiap pemotongan kurban Idhul Adha Kampung Tembudan memotong cukup banyak sapi. Kalau sebelum ada arisan sapi ini, paling kurban yang dipotong dua sampai tiga saja," jelasnya.

Menurutnya, dilakukannya arisan atau iuran sapi tersebut bertujuan meringankan masyarakat dalam berkurban sapi. Dikarenakan harga sapi yang mencapai belasan juta tentu cukup memberatkan bagi warga yang memiliki ekonomi pas-pasan.

"Makanya arisan ini setidaknya harus ada tujuh orang, dan iuran perbulan sesuai kesepakatan, biasa satu orang ada yang bayar perbulan 200 hingga 300 ribu. Kalau bayarnya secara urunan selama setahun kan cukup mudah," bebernya.

Sementara itu, usai pemotongan 7 sapi dan 3 ekor kambing yang sudah disisihkan daging maupun tulang, selanjutnya dibagikan ke lebih 400 warga Kampung Tembudan yang dilakukan oleh pihak panitia.(Hendra Irawan)