Tak Ada Dana, Tepian Buah Pakai Dana Pribadi Ikuti Lomba Desa Tingkat Provinsi

 

SEGAH – Setelah sukses menjuarai lomba Desa Tingkat Kabupaten Berau tahun 2016, kini Kampung Tepian Buah Kecamatan Segah tengah mempersiapkan diri untuk maju diajang lomba yang sama untuk tingkat Provinsi Kaltim.

Kepala Kampung Tepian Buah, Surya Emisusianti punya angan-angan mengikuti langkah Kampung Gurimbang Kecamatan Sambaliung yang telah lebih dulu meraih predikat juara lomba desa tingkat nasional tahun 2015 melalui kampung yang dipimpinnya.

Kampung Tepian Buah terus bekerja keras memenuhi sejumlah berkas yang masih mengalami kekurangan sesuai ketentuan dari Provinsi Kaltim, seperti tranparansi laporan kegiatan yag harus dilakukan secara online. Sementara website Kampung Tepian Buah yang ada, sempat mengalami gangguan hingga saat ini masih dalam tahapan perbaikan.

“Sebelumnya berkas kita sudah dikirim ke provinsi tapi dikembalikan lagi, karena itu tadi masih ada yag kurang secara administrasi. Sebenarnya semua sudah siap, hanya transparansi kegiatan melalui website harus ada juga, sementara website kita sempat tidak aktif, ini baru di kebut diaktifkan lagi,” ungkap Emi, sapaan akrab Kepala Kampung Tepian Buah kepada beraunews.com, Jum’at (9/9/2016).

Namun demikian, Emi mengakui tidak adanya persiapan dana guna mengikuti lomba desa tingkat provinsi mengakibatkan dirinya harus memutar otak lebih keras lagi mencari sumber pendanaan untuk maju ke tingkat provinsi. Bahkan, tak menutup kemungkinan dirinya menggunakan dana pribadi untuk mengikuti lomba tersebut.

“Kita kan tidak menduga akan menjadi juara kampung, jadi kita tidak siapkan dana untuk itu. Sekarang begitu kita tahu kita juara, bingung mau kesana tidak ada dana. Saya sudah bicara sama BPMPK (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung) Berau, tapi katanya disana juga tidak ada dana. Mau tidak mau kita pakai dana pribadi,” bebernya.

Sesuai jadwal yang ada, batas akhir pengumpulan berkas berakhir 15 September mendatang. Selanjutnya pada akhir September pihaknya akan bertolak ke Samarinda untuk mempresentasikan sejumlah program kampung dalam penilaian lomba desa tingkat provinsi, sebelum tim penilai melakukan peninjauan ke Kampung Tepian Buah.

“Demi kepentingan bersama dan demi Berau, saat ini tidak masalah kita pakai dana sendiri. Yang jelas kita minta dukungan dan do’a dari semua elemen untuk keberhasilan di provinsi nanti dan bisa menembus tingkat nasional,” pungkasnya.

Tampaknya persoalan tak adanya dana untuk mengikuti lomba desa tingkat provinsi ini menjadi masalah klasik bagi Kbupaten Berau. Pasalnya, diketahui Kampung Gurimbang juga mengalami hal yang serupa saat mengikuti lomba tersebut.(M.S. Zuhrie)