Merabu Presentasikan Aplikasi SIGAP Di Jakarta

 

TANJUNG REDEB – Kampung Merabu bersama The Nature Conservancy (TNC) Indonesia dan Inspirit meluncurkan aplikasi SIGAP (akSi Inspiratif warGA untuk Perubahan) berbasis android di Festival Perhutanan Sosial Nusantara (PESONA) yang diadakan di gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jakarta, Selasa (6/9/2016) kemarin.

SIGAP adalah sebuah pendekatan untuk memberdayakan masyarakat yang bermukim di dalam dan sekitar hutan untuk mengelola sumberdaya alam secara berkelanjutan dan mensejahterakan kehidupannya. SIGAP dikembangkan oleh TNC berdasarkan pengalaman mendampingi masyarakat mengelola sumberdaya alam mereka. Saat ini, replikasi SIGAP telah dikembangkan di dua kampung model, yaitu Kampung Merabu dan Kampung Long Duhung di Kecamatan Kelay.

“Ini kemajuan yang sangat baik bagi Kampung Merabu, meski berada di pelosok Kabupaten Berau, namun Kampung Merabu menjadi salah satu kampung yang bisa menembus dunia internasional dengan sejumlah gagasannya,” ungkap Program Senior Manager TNC Berau, Saipul Rahman yang ikut mendampingi Kampung Merabu dalam event PESONA tersebut.

Sementara, Kepala Kampung Merabu, Franly Oley dalam presentasi program SIGAP dihadapan sejumlah tamu undangan yang hadir, termasuk Dirjen Perhutanan dan Penasehat Menteri Lingkungan Hidup mengatakan, aplikasi SIGAP berbasis android diciptakan untuk membantu fasilitator dan masyarakat desa dalam melaksanakan tahapan SIGAP dan berbagi pengalaman. Aplikasi SIGAP ini dikembangkan dengan melibatkan LSM TNC dan Inspirit, bersama-sama dengan warga kampung dan fasilitator pendampingnya.

“Aplikasi SIGAP mengandung empat fitur, yakni 1). buku digital, 2). kuis berisi pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan konsep dan tahapan SIGAP, 3). login sebagai fasilitator yang berisi cara mendaftar, merekam dan melaporkan kegiatan serta membuat laporan periodik serta 4). login sebagai masyarakat desa hutan berisi cara mendaftar, memotret, menulis laporan kegiatan dan mengunggah ke situs web desa,” jelasnya.

 

Semua pengguna smartphone berbasis android bisa mengunduh aplikasi SIGAP melalui Google Playstore dan situs web SIGAP. Pengguna umum hanya bisa mengakses buku digital dan kuis SIGAP. Fasilitator SIGAP, yang memiliki desa SIGAP dampingan, bisa mengakses buku digital, kuis dan melakukan login. Warga desa SIGAP bisa mengakses buku digital, kuis dan melakukan login SIGAP, dan menggunakan fitur-fitur lain.(M.S. Zuhrie)