Labanan Ingin Jadi Kampung Wisata Buah Naga

TELUK BAYUR – Terinspirasi dengan keberhasilan Kota Malang di Provinsi Jawa Timur yang menjadi kota buah, warga Kampung Labanan Kecamatan Teluk Bayur pun ingin menjadikan kampung mereka sebagai salah satu sentra penghasil buah. Berbeda dengan Malang yang terkenal buah apelnya, warga Labanan justru mengembangkan sentra perkebunan buah naga.

Demi mewujudkan itu, Camat Teluk Bayur Mulyadi mengaku, jika pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan terhadap petani buah naga dengan melibatkan lintas sektor. Meski luasan lahan perkebunan buah naga di Kampung Labanan belum cukup banyak, namun dirinya meyakini jika potensi buah naga akan menjadi salah satu hasil tani ungulan di kampung tersebut.

“Sampai sekarang baru sekitar 13 warga yang mempunyai kebun buah naga dengan luasan sekitar 4 hektar. Tapi dengan jumlah tersebut setiap bulannya mereka sudah menghasilkan sekitar 400-500 kg. Ini kan berarti bertani buah naga sangat berpotensi,” ungkap Mulyadi kepada beraunews.com, Selasa (6/9/2016).

Bukti keseriusan pihak kecamatan menodorong produktivitas perkebunan buah naga tersebut, akan dilakukannya upaya kerja sama dengan pihak bank agar mau memberikan pinjaman lunak guna menambah modal para petani dalam menggembangkan perkebunan buah naga mereka.

Dengan dikucurkanya dana segar dari bank kepada petani, keinginan Kampung Labanan untuk menjadi kawasan agro wisata tanaman buah naga selayaknya di Kota Malang akan segera terwujud. Selain akan menambah ekonomi warga, tentunya ini akan menjadi obek wisata alternatif bagi warga Kota Tanjung Redeb dan sekitarnya saat berakhir pekan.

“Banyak orang pergi ke Malang untuk menikmati wisata petik buah apel, jadi nanti kalau di Berau wisata petik buah naga,” ujarnya.

Untuk pasar sendiri, sejauh ini dikatakan Mulyadi, hasil buah naga Labanan hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal Berau. Namun tidak menutup kemungkinan jika kebutuhan terus meningkat bisa dijual ke luar Berau. Selain itu, guna meningkatkan pasar buah naga Labanan, petani juga bekerja sama dengan kecamatan di sejumlah event besar.

“Ini mau HUT Berau, nanti di expo kita akan promosikan hasil pertanian buah naga kita. Dengan harapan semakin banyak masyarakat yang tahu dan menarik pihak swasta untuk membantu warga,” pungkasnya.(M.S. Zuhrie)