Kampung Kayu Indah Belum Cairkan ADK, Ini Alasannya

BATU PUTIH – Salah satu dari 10 kampung yang belum lakukan pencairan ADK tahap I hingga awal September ini, yakni Kampung Kayu Indah di Kecamatan Batu Putih. Namun belum dilakukannya pencairan ADK tersebut bukan dikarenakan kesalahan pemerintah kampung dalam melakukan pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPj) ADK tahun 2015 lalu.

Dikatakan Kepala Kampung Kayu Indah, Thamrin, dalam pengajuan pencairan ADK tahap I untuk tahun 2016 telah dilakukan pada Kamis (25/8/2016) lalu. Bahkan disampaikannya, hanya tinggal menunggu anggarannya ditransfer ke rekening kampung. Sementara terkait administrasi termasuk penyelasaian SPj, sudah selesai dan tidak ada permasalahan lagi.

"Kalau itu sudah selesai semua. Namun kita masih belum mengetahui kenapa sampai sekaranng masih belum ditransfer ke rekening kampung. Padahal pengajuan kita tidak ada kesalahan," ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (3/9/2016).

Terkait hal tersebut pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Berau selaku instansi yang berwenang dalam menyalurkan dana tersebut. Hanya saja, masih belum jelas pencairannya dilakukan kapan.

"Saya sempat hubungi tidak lama setelah pengajuan, kata salah seorang pegawai BPKAD, pimpinannya sedang keluar daerah. Karena tandatangannya yang dibutuhkan untuk melakukan pencairan. Saya juga sudah sampaikan, kalau ada kesalahan dalam pengajuan saya tolong kabari, tapi memang sampai sekarang memang masih belum ada juga," jelasnya.

Ketika ditanya terkait pengajuan pencairan ADK yang terkesan terlambat dan kenapa di akhir Agustus baru diajukan. Thamrin menjelaskan, hal itu dilakukan lantaran adanya pergantian sejumlah Kaur (Kepala Urusan) dipemerintahannya. Pergantian tersebut dilakukan karena sejumlah Kaur Kampung tersebut dinilainya sudah berumur lanjut.

"Begitu keluar surat dari pemeriksaan Inspektorat bahwa SPj Kayu Indah tidak bermasalah, mereka resmi berhenti, dan harus ada pengangkatan Kaur baru. Itu saja kendala kita, kalau yang lain itu tidak ada, bahkan rekomendasi dari kecamatan juga sudah," bebernya.

Akibat keterlambatan pencairan ADK, secara otomatis Kaur dan Ketua RT yang ada di Kampung Kayu Indah harus bersabar sembari menunggu dana ADK masuk ke rekening kampung.

Sementara itu, terkait pengajuan pencairan ADK yang dilakukan Kayu Indah, Camat Batu Putih, Saharuddin mengatakan, pihaknya juga telah memberikan surat pengantar agar dapat dilakukan pencairan.

"Kita dari kecamatan sudah memberikan surat pengantar kepada BPKAD. Cuma kenapa belum cair, itu memang kita tidak tahu," ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya.(Hendra Irawan)