LAZ DPU Salurkan Dana Zakat bagi Muallaf di Kampung Bena Baru

 

SAMBALIUNG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap umat muslim yang berada jauh dari kota, Lembaga Amil Zakat Dana Peduli Umat (LAZ DPU) Kaltim Cabang Berau, berkerjasama dengan Persaudaraan Muslim Al-Falaq PT BUMA Lati, menyalurkan dana zakat dan bantuan alat salat di balai Kampung Bena Baru, Sabtu (02/06/2018) lalu.

Didalam menjalankan kinerjanya, LAZ DPU Cabang Berau sangat bersinergi di dalam memberikan bantuan berupa infaq, zakat dan shodaqoh bagi kaum muslimin yang dinilai sangat memerlukan. LAZ DPU berkeyakinan, jika apa yg telah disalurkan kali ini bisa meringanan beban masyarakat Bena Baru, khususnya muallaf untuk memenuhi kebutuhan alat ibadah.

Kepala LAZ DPU Kaltim Cabang Berau, Razali Ridwan mengatakan, agenda ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pihaknya setiap satu bulan sekali demi membantu umat Islam yang masuk di dalam 8 golongan, yakni Al Fuqara, Al Masakin, Al’amilin, Mualaf, Dzur Riqab, Algharim, Fi Sabilillah (Almujahidin), dan Ibnu Sabil.

“Bantuan tersebut berasal dari donasi zakat yang dihimpun oleh lembaga, yang kemudian berkewajiban untuk menyalurkannya ke warga yang masuk di 8 golongan tersebut. Selain itu, kedatangan kita kesini (Bena Baru), dalam rangka memenuhi informasi yang katanya bahwa sekian persen warga sekitar sini sudah menjadi muallaf, namun tidak memperoleh bantuan rutin yang diberikan termasuk kelengkapan alat sholat itu,” ujarnya kepada beraunews.com.

 

Razali menjelaskan, total santunan yang diberikan pihaknya kali ini sebesar Rp330 ribu, dan masing-masing Pria dan Wanita  juga menerima paket alat salat.

“Harapan kami ke depan sebagaimana kinerja lembaga zakat, semoga semakin banyak masyarakat yang paham tentang perzakatan dan semakin banyak yang mengeluarkan dana zakatnya supaya bisa membantu warga-warga yang tidak mampu. Selain itu, dari bantuan melalui dana zakat ini, kami juga berharap warga yang dibantu, justru kelak mereka bisa ikut serta dalam berzakat,” harapnya.

 

Sementara itu, Bupati Berau Muharram dalam sambutannya berpesan kepada para muallaf yang hadir dapat secara ikhlas mempraktekkan dengan keyakinannya yang baru (Islam) tersebut di dalam lingkungan bermasyarakat.

“Tidak ada lagi yang namanya perselisihan antar umat beragama, justru kita harus menumbuh kembangkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di dalam berperilaku saling hormat menghormati di dalam lingkungan masyarakat tadi,” katanya.

“Saya berpesan semoga kekompakkan warga asli yang ada di sini dengan warga muslim, bisa saling akrab dan bersaudara dengan rukun, tanpa ada gejolak apapun yang terjadi di kampung ini. Selain itu, mudahan nanti dari tema-teman DPU, Ikatan Dai Indonesia (IKADI), secara berkala datang ke sini untuk memberikan pembinaan,” pungkasnya.(Advertorial/Miko Gusti Nanda/bnc)