Goes to School, Kadin dan Hipmi Berau Sambangi Stiper

 

TANJUNG REDEB – Jika sebelumnya Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Berau bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Berau menggelar Goes to School dan Campus di SMA Negeri 1 Tanjung Redeb, kini kegiatan serupa kembali diadakan di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Jalan Raya Alam II, Senin (07/05/2018) malam.

Ketua Kadin Berau, Fitrial Noor, dalam kesempatannya menyampaikan mengenai perbandingan antara karyawan dan pengusaha, serta berbagi perjalanan hidup dari awal hingga menjadi pengusaha sukses seperti saat ini. Hal ini dilakukannya, untuk memberikan motivasi juga inspirasi kepada mahasiswa, agar setelah lulus dari perguruan tinggi, tidak terpaku kepada pekerjaan kantor saja, melainkan bisa melakukan kegiatan kewirausahaan.

“Keadaan ekonomi bukan menjadi penghalang untuk kita agar bisa sukses, tetapi hal yang demikian itulah yang menjadi penggerak ke depannya bagaimana caranya supaya kita bisa merubah keadaan ekonomi tadi. Salah satu caranya adalah dengan melakukan kegiataan kewirausahaan,” ujarnya.

Lihat Juga : Ciptakan Anak Muda Berjiwa Wirausaha, Kadin Berau dan BPC HIPMI Berau Gelar Goes to School

Selain itu, dikatakan pria yang akrab disapa Bung Piepit ini, bersama pihaknya, ia mengajak kepada seluruh mahasiswa yang hadir untuk bisa menanamkan sikap seorang pengusaha dari sekarang, agar nantinya juga dapat berguna bagi orang lain.

"Yang terpenting, tanamkan rasa menciptakan dan memberikan manfaat bagi orang lain. Bergerak di bidang usaha merupakan salah satu langkah untuk memberikan ruang lapangan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Mulai sekarang, mungkin salah satu dari kalian yang nantinya juga akan menjadi pengusaha, harus berfikir dan menanamkan jiwa usaha,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua Hipmi BPC Berau, Wendy Lie Jaya, memberikan materi terkait jenis-jenis pengusaha. Dikatakannya, jika pengusaha itu terbagi dalam 3 golongan, yaitu by nasab, by nasib, dan by design.

"Ada pengusaha yang lahir untuk penerus usaha keluarga itu namanya by nasab, lalu ada juga yang lahir karena tekad dan keinginan karena ingin merubah keadaan ekonomi itu namanya by nasib, dan yang terakhir ada by design itu gabungan antara by nasab dan by nasib tadi," jelasnya.

 

Setelah pemaparan materi dari narasumber dilanjutkan dengan penanda tanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kadin-Hipmi dengan Stiper Berau dalam hal pendampingan dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar dunia kewirausahaan.

Turut hadir dalam kegiatan, 100 mahasiswa Stiper, Dosen serta perwakilan dari kampus lain, beberapa owner dan pengusaha yang tergabung didalam Kadin dan Hipmi.(Advertorial/Miko Gusti Nanda/bnc)