Usung Visi Organisasi Kreativitas Tinggi, Berinovasi, dan Sejahtera, EBC STIEM Dikukuhkan

 

TANJUNG REDEB – Sebagai wadah menumbuhkembangkan jiwa entrepreneurship (kewirausahan) mahasiswa, Sekolah Tinggi Ilmu Muhammadiyah (STIEM) Tanjung Redeb Berau membentuk organisasi baru bernama Education Bussines Club (EBC).

Dengan mengusung visi organisasi kreativitas tinggi, berinovasi, dan sejahtera, secara resmi pelantikan EBC dan jajaran pengurusnya digelar di Aula STIEM Tanjung Redeb, Sabtu (10/02/2018) lalu.

Acara yang dimulai dari pukul 09.00 WITA sampai dengan 12.00 tersebut, dihadiri Ketua EBC STIEM Tanjung Redeb Nelly, Ketua STIEM Muhammad Bayu, Ketua LPPM Nahwani Fadelan, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau Wiyati, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau Fitrial Noor, Kepala Bidang  Kompartemen Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Berau Maria Yosephi, Ketua IKAMI (Ikatan Keluarga Mahasiswa) Sulsel Cabang Berau Muhammad Edwar, Organisasi-organisasi mahasiswa Kampus STIEM, perwakilan dosen dan mahasiswa, serta seluruh pengurus dan dosen pembina EBC STIEM Tanjung Redeb yang akan dilantik.

Nelly dalam sambutannya menerangkan latar belakang terbentuknya EBC, tak lain karena penilaian para dosen dalam melihat potensi dan basic skill (kemampuan dasar) mahasiswa STIEM yang dapat dikembangkan menjadi jiwa enterpreuner. Harapan kedepannya para mahasiwa dapat meciptakan usaha mandiri dengan bakat-bakat enterpreneur yang sudah dimiliki dan dikembangkan. Di sisi lain, juga didukung dengan training-training kewirausaahan yang nantinya akan diadakan dalam EBC.

“Jadi EBC ini adalah wadah untuk mahasiswa belajar dan menumbuhkembangkan dasar potensi yang sudah ada, seperti kemampuan menjahit, menari, menyanyi, musik, kerajinan tangan, makeup, menguasai program komputer. Nantinya mereka tak hanya bisa memasarkan barang, tetapi juga pemasaran jasa, misal jasa penyewaan kostum, jasa MC, jasa makeup, jasa les tari dan les musik dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Dalam acara penting itu, tercatat sebanyak 64 mahasiswa yang resmi dilantik menjadi anggota EBC STIEM dengan jabatan pengurus di bidang keuangan, bidang produksi, dan bidang pemasaran. Masing-masing bidang dibina oleh satu dosen, dimana Rahmawaty selaku dosen pembina bidang keuangan, Nelly selain sebagai Ketua EBC juga sebagai dosen pembina bidang produksi, serta Warty Ratnasari sebagai pembina bidang pemasaran.

 

Dari 64 mahasiswa anggota EBC tersebut, sembilan diantaranya juga tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Badan Pengurus Cabang (BPC) Berau, yang mana ketua umumnya adalah Muhammad Elham mahasiswa semester 4 Program Studi Manajemen STIEM Tanjung Redeb. Hal ini menunjukkan, bakat-bakat enterpreneur muda sudah dapat teridentifikasi dengan jelas sejak awal berdirinya EBC.

Acara pelantikan yang berjalan khidmat tersebut mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Kepala Diskoperindag Berau, Wiyati yang nantinya akan mengikutsertakan anggota EBC dalam program pelatihan masyarakat, juga tentunya membantu memasarkan produk EBC.

“Kami berharap apa yang diproduksi EBC mampu memenuhi kebutuhan pasar dan sebisa mungkin memanfaatkan potensi SDA yang tersedia khususnya di Kabupaten Berau,” imbuhnya.

 

Hal senada juga disampaikan Ketua STIEM Tanjung Redeb Muhammad Bayu yang mengimbau agar mahasiswanya setelah lulus dari bangku kuliah tak hanya terpaku pada mindset (pola pikir) menjadi PNS atau karyawan, tetapi mampu mandiri dengan menjadi pengusaha, yang mana bekal tersebut dapat diperoleh melalui EBC.

“Persaingan dunia kerja sudah semakin ketat sehingga diharapkan mahasiswa STIEM Tanjung Redeb mampu mempersiapkan segala sesuatunya bukan hanya nilai akademiknya saja namun mampu menciptakan usaha mandiri, bahkan membuka lapangan pekerjaan. Melalui wadah EBC ini, mereka dapat memanfaatkan sebaik-baiknya guna masa depan mereka. Sehingga mindset yang tadinya setelah lulus menjadi PNS atau karyawan diubah menjadi pengusaha di usia muda,” tuturnya.

Selain pelantikan pengurus, dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan KADIN Berau dan MoU dengan Disperindagkop Berau sebagai bentuk penawaran kerjasama. Hal ini sesuai dengan misi EBC itu sendiri, yakni selain menerapkan teori-teori pendidikan dan keilmuan lain yang inovatif, juga menjalin kemitraan dengan instansi, organisasi bisnis, dan masyarakat. (advertorial/hnf/bnc)