Dukung Pengamanan Pulau Terluar Maratua, PT Berau Coal Serahkan Bantuan

 

PULAU MARATUA – Pasca ditetapkannya darurat militer di Marawi oleh Pemerintah Philipina, Mei 2017 lalu, 25 personel TNI gabungan yang diberi nama Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pamputer), hingga saat ini masih disiagakan untuk menjaga keutuhan dan pengamanan pulau terluar, sebagai antisipasi masuknya militan ISIS dari Marawi (Filipina) ke wilayah Indonesia.

Mengingat betapa vitalnya tugas Satgas Pamputer di Posko Bangsit Marawi Koramil 0902-08/Maratua, PT Berau Coal bekerjasama dengan Kodim 0902/TRD, memberikan dukungan akomodasi dan logistik, Sabtu (09/12/2017) lalu.

Perwakilan manajemen PT Berau Coal, Yoyok N. Pramono menyampaikan, meski masih dinilai kondusif, pengamanan rutin terhadap Pulau Maratua sebagai pulau terluar, tentunya menjadi tanggung jawab TNI yang akan terus dilakukan, tanpa melihat situasi dan kondisi di Marawi.

 

Apalagi, lanjut Yoyok, antara Pulau Maratua dengan Filipina dan Malaysia, hanya dipisahkan oleh Selat Sulawesi saja. Sehingga upaya preventif mengamankan pulau Maratua sebagai bagian dari kepulauan Indonesia, tidak dijadikan suaka oleh warga Negara asing.

Atas dasar betapa pentingnya tugas dan peranan Satgas Pamputer di Posko Bangsit Marawi Koramil 0902-08/Maratua, PT Berau Coal berkewajiban untuk memberikan dukungan bantuan kepada mereka. Apalagi selama ini, dikatakan Yoyok, PT Berau Coal memang selalu bersinergi dengan seluruh pihak untuk membantu pengamanan pulau terluar NKRI, termasuk Pulau Maratua.

“Jadi antara kesatuan TNI maupun kepolisian, kita (PT Berau Coal-red) selalu solid, selalu bersinergi dengan baik untuk keamanan NKRI. Semoga dukungan ini bisa bermanfaat untuk kelangsungan pengamanan pulau terluar NKRI. Harapannya, tentu kita semua diberi kemudahan, keamanan dan tidak ada masalah ataupun hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Komandan Koramil 0902-08/Maratua, Mayor Infanteri Surojo yang menyambut secara langsung kedatangan PT Berau Coal mengatakan, atas perintah dari Panglima TNI, hingga saat ini, Satgas Pamputer sudah kurang lebih 6 bulan menjalankan tugas pengamanan pulau terluar. Seluruh prajurit yang bertugas, dipastikan menjalankan perintah, tugas dan kewajiban tersebut dengan suka hati. Untuk hal lainnya, kata Surojo, tentunya sudah disiapkan oleh Komando, termasuk dalam hal dukungan logistik yang hari ini dibantu oleh PT Berau Coal.

“Selama ini, dukungan memang belum ada, namun hasil dari koordinasi dari komando atas, kita mendapat dukungan logistik dari PT Berau Coal. Untuk itu, kita ucapkan banyak terima kasih kepada PT Berau Coal atas dukungan bantuan yang diberikan,” tandasnya.(advertorial/bnc)