Tunaikan Kewajiban MoU dengan YDBBC, PT SIS Lanjutkan ke Program Magang

 

TANJUNG REDEB – Siswa yang telah mengikuti pelatihan di Berau Trainning Center (BTC), dilepas dan diserahterimakan untuk selanjutnya mengikuti program magang di PT Saptaindra Sejati (SIS). Acara serahterima dilaksanakan di gedung Berau Training Center (BTC) pada Rabu (19/07/2017) pagi, dan dihadiri orangtua/wali siswa. Jumlah siswa tersebut dibagi menjadi 7 orang bakal calon mekanik, 19 calon operator serta 3 calon welder (juru las-red).

Program magang itu merujuk dari hasil penandatanganan MoU PT SIS dengan pihak BTC pada bulan Mei lalu, yang mana PT SIS harus menjalankan komitmen terhadap kesepakan tersebut. Oleh karena itu, para siswa lulusan BTC akan digodok kembali oleh manajemen PT SIS sesuai dengan standar kebutuhan perusahaan, dengan status karyawan magang.

Tetapi, sebelum bisa mengikuti pelatihan dan pemagangan ini, para calon operator dan mekanik, harus melengkapi persyaratan administrasi, dan mengikuti beberapa tahapan tes perusahaan.

Manager HRD PT SIS, Rivelino menjelaskan, sesuai target seharusnya setiap angkatan minimal 30 orang, dengan harapan per 6 bulannya, harus ada lulusan yang bisa memenuhi angka target tersebut.

BACA JUGA:Nota Kesepahaman SIS dan YDBCC Tentang Pelatihan dan Penyerapan Tenaga Kerja Masyarakat Lingkar Tambang, Diteken

“Kami berharap untuk memenuhi target semisal satu kelas Mechanic Preparation Program (MPP) saja harus 15 orang, Operator Preparation Program (OPP) 15 orang, jadi setiap angkatan harusnya ada 30 orang setiap 1 tahun 2 kali per 6 bulannya. Tapi karena ini angkatan pertama, dimaklumi saja, dan kami berharap tahun selanjutnya ada lulusan yang bisa kami ambil lagi," ungkapnya kepada beraunews.com.

 

Sementara Project Manager PT SIS Site Binungan, Salihi Lameru mengatakan, meski ada kerjasama pemagangan dengan BTC, namun demikian pihaknya tetap akan menerima pekerja tidak hanya dari lulusan BTC.

“Dalam hal ini, kami selaku manajemen akan berusaha semaksimal mungkin. Bagi yang mau berkembang, kami akan dorong dan tidak ada pembatasan, kuncinya siapa yang berkompetensi mau bersaing terus maju untuk ini, maka kami akan menjalankan sesuai dengan komitmen kami, menjadikan calon siswa ini benar-benar ahli di bidangnya,” tutupnya.(bnc)

Wartawan: Rama Sihotang/Editor: Rita Amelia