Sambut Ramadan, Hidupkan Ruh Al-qur’an dalam Keluarga

 

TANJUNG REDEB – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Berau, menggelar Tarhib Ramadan dan Pembukaan Tadarus Al-qur’an, di Masjid Agung Baitul Hikmah, Kamis (25/5/2017).

Kegiatan yang dihadiri sejumlah majlis taklim dan masyarakat tersebut merupakan kegiatan pertama TP PKK dalam menyambut bulan Ramadan dan bertujuan untuk mengingatkan serta menyemarakkan datangnya bulan penuh ampunan tersebut.

"Ini bentuk suka cita dan bahagia kita menyambut bulan penuh berkah, ampunan dan hidayah dari Allah SWT. Juga sebagai wujud syukur kita kepada Allah SWT karena Insya Allah akan mempertemukan kita lagi di bulan suci ini," ungkap Susi, Ketua Panitia Kegiatan tersebut, kepada beraunews.com.

Selain dihadiri sejumlah majlis taklim, kegiatan yang dimulai dengan tadarus bersama tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK yang sekaligus istri Bupati Berau, Sri Juniarsih.

 

Dalam sambutannya, Sri menyampaikan rasa bahagianya menyambut bulan Ramadan kali ini. Kegiatan yang diisi ceramah oleh Ustadzah Mahmudah, dari Kota Samarinda, tersebut mengusung tema 'Raih Keutamaan Ramadan Dengan Menghidupkan Ruh Al-qur’an Dalam Keluarga', baginya adalah penyemangat dan motivasi bagi seluruh hadirin untuk dapat memperdalam dan memperkuat bacaan ayat suci Al-qur’an di bulan Ramadan.

"Awal Ramadan adalah waktu bahagia untuk kita semua. Banyak keutamaan yang bisa kita dapatkan, yakni kita bisa langsung bertemu dengan Allah SWT. Dosa kita juga akan diampuni, doa kita diijabah, karena bulan Ramadan ialah bulan penuh magfirah dan berkah yang tidak kita dapatkan di bulan lain," ungkapnya.

 

Mengaplikasikan tema pada kegiatan tersebut dalam kehidupab nyata, baginya ialah dengan semakin bertakwa dan semakin mengingat Allah SWT. Menurutnya, ketika sebuah keluarga dapat menghidupkan ruh Al-qur’an dalam keluarga, maka hidupnya akan menjadi lebih mudah, berkah dan penuh kebahagiaan.

"Bisa dibilang bahwa bulan Ramadan adalah bulan pesantren bagi kita. Harus bisa menahan marah, gibah dan segalanya. Dan ketika kita bisa hidupkan ruh Al-qur’an, maka hidup kita akan lebih bahagia dan selamat. Nah, bulan Ramadan ini adalah sarana kita hidupkan Al-qur’an tersebut dalam hati dan diri serta keluarga," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia