10 Tahun Berkontribusi, FKM Akan Terus Memberikan yang Terbaik Bagi Berau

 

TANJUNG REDEB – Setelah serangkaian acara digelar, mulai dari donor darah, lomba batu domino, dan lomba logo, Senin (22/05/2017) malam, bertempat di Hotel Bumi Segah, acara puncak HUT ke-10 Forum Komunitas Maritim (FKM) Berau, dilaksanakan.

Acara puncak tersebut dihadiri oleh Bupati Berau, Muharram, Kepala Kantor Bea Cukai, beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), penyedia jasa kemaritiman, Forum Komunikasi Maritim Indonesia (FORKAMI), Ketua Kadin, dan anggota yang termasuk dalam FKM Berau.

Ketua FKM Berau, Capt Hasanul Haq Batubara dalam sambutannya mengungkapkan rasa bersyukurnya, dimana FKM yang tadinya merupakan Forum Komunikasi Maritim, berubah menjadi Forum Komunitas Maritim Berau, di tahun ini. Hal ini lantaran anggota yang tergabung di dalamnya terdiri dari berbagai macam instansi.

 

Ia menjelaskan, awal mula adanya FKM ini dimulai pada tahun 2005, yang digagas oleh 5 orang, dimana dirinya adalah salah satu yang merupakan pencetus FKM.

"Tahun 2005 ada tantangan, dimana saat itu kapal asing tidak bisa memasuki Berau lantaran belum adanya komplain atau laporan dari pihak pelabuhan. Malahan dulunya harus terbang dulu ke Tarakan kalau mau memberangkatkan kapal. Nah, saat itulah kami koordinasi dengan pusat dan syahbandar, sehingga pada 27 Januari 2005, pelabuhan Berau mendapatkan sertifikat internasional tentang fasilitas kapal dan pelabuhan, sehingga akhirnya kapal bisa keluar masuk di areal pelabuhan Berau hingga saat ini," jelasnya.

Bahkan, dikatakannya, guna menjadikan pelabuhan Berau sebagai pelabuhan internasional, FKM Berau telah menemui Direktur Jenderal (Dirjen) Bea cukai, juga sejak 2005. Dan hasilnya, kantor bea cukai Berau dibuka kembali, dengan pelayanan setara dengan bea cukai Tarakan.

"10 tahun sejak terbentuk 2007 itulah, kontribusi tak hentinya kami dari FKM Berau berikan untuk Kabupaten Berau. Ke depannya, FKM Berau mengharapkan untuk support dari pemerintah daerah bisa diberikan, guna mensinergitaskan FKM Berau dengan pemda," imbuhnya.

BACA JUGA : Berbagi, FKM Berau Baksos ke Beberapa Pesantren dan Gereja

Sedangkan Bupati Berau, Muharram juga sangat mengapresiasi gelaran HUT ke-10 FKM Berau ini. Menurutnya, kontribusi yang telah diberikan oleh FKM Berau selama ini, sangat bermanfaat bagi masyarakat Berau.

"Terima kasih untuk kontribusinya FKM Berau selama ini, dan semoga seterusnya bisa terus berkontribusi untuk Berau. Dan terima kasih juga karena sudah membuat pelabuhan di Berau menjadi mudah diakses oleh kapal-kapal luar Berau meskipun posisi pelabuhan ini sebenarnya tidak terlalu strategis seperti pelabuhan di Balikpapan dan Samarinda," ucapnya.

"Saya berharap dengan adanya FKM Berau ini juga bisa memfasilitasi beberapa masukan yang saya berikan, yakni terkait tarif Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang dikeluhkan karena terlalu mahal, penyedia jasa peti kemas yang kalau bisa ditambah agar harga barang di Berau tidak terlalu mahal, dan yang terpenting adalah kelanjutan pelabuhan Mantaritip yang belum selesai sampai sekarang. Mudahan FKM Berau ini juga bisa memfasilitasi agar beberapa hal ini bisa terealisasi," tambahnya.

 

Dari FORKAMI juga memberikan ucapan selamat atas 10 tahun eksisnya FKM Berau, semoga bisa terus sampai tahun-tahun selanjutnya. Tak lupa, faktor keselamatan juga diutamakan dalam bidang perkapalan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti yang diberitakan di media-media beberapa waktu lalu, entah kapal tenggelam maupun kapal terbakar.

Ketua Panitia Acara HUT ke-10 FKM Berau 2017, Hivensasi Siregar, juga mengucapkan terima kasihnya kepada semua yang telah berkontribusi baik anggota maupun yang sudah menunjang berjalannya acara ini.

"Meskipun acara ini digelar secara sederhana, tak mengurangi kemeriahan acara. Kalau tahun-tahun sebelumnya ada beberapa lomba seperti futsal antar club pemuda, dan sepak bola, tetapi tahun ini hanya dilakukan donor darah, lomba batu domino, bakti sosial dan lomba logo. Sengaja digelar sederhana karena wujud keprihatinan dengan kondisi Kabupaten Berau saat ini yang sedang defisit anggaran," terangnya.

Acara juga dirangkai dengan pemotongan tumpeng, penyerahan trophy juara lomba batu domino dan lomba logo, serta foto bersama.(bnc)