Pelajar dari Pedesaan Juga Disediakan Asrama Oleh PT Berau Coal

 

TANJUNG REDEB – “Di sini sangat nyaman, terlebih lagi jaringan internet juga tersedia, memberikan kami kemudahan untuk mencari tugas sekolah yang membutuhkan jaringan internet, tanpa harus keluar dari lingkungan asrama,” ucap salah satu pelajar yang tinggal di Asrama Pelajar RA. Kartini, Zuliana.

Asrama Kartini tersebut menyediakan fasilitas untuk mempermudah belajar seperti contohnya jaringan Wifi, yang jika sewaktu-waktu dapat dipakai untuk mencari tugas yang ada. Selain fasilitas internal berupa perlengkapan tempat tidur, meja, lemari serta listrik dan pasokan air bersih, PT Berau Coal juga memberikan bantuan seperti makanan dan sembako di asrama khusus wanita tersebut.

Asrama Kartini, tepatnya yang berada di Jalan Durian 3 Gang Haur Gading merupakan salah satu contoh dari bantuan dana CSR oleh pihak PT Berau Coal yang diperuntukkan untuk para remaja wanita yang tinggal di pedesaan, tetapi bersekolah di pusat kota.

Diungkapkan oleh pengurus atau pengawas asrama, tahun 2016 lalu ada sekitar kurang lebih 50 anak yang bertempat tinggal di asrama tersebut, tetapi di tahun sekarang yang kelas 3 SMA-nya sudah lulus, maka dapat dikatakan, anak-anak tersebut bisa saja kembali ke kampung halaman mereka masing-masing.

“Yang kelas tiganya keluar, jadi sekarang hanya tinggal 29 remaja putri saja di sini, tempat tinggal mereka pun jauh dari Kecamatan Tanjung Redeb. Asrama putri ini pembangunannya sekitar tahun 1998, dan remaja yang tinggal di asrama tersebut tidak dipungut biaya sama sekali,” ucap pengurus asrama, Asri Purbasari, ketika ditemui beraunews.com, Jumat (19/05/2017).

 

PT Berau Coal sebenarnya telah membangun 6 asrama pelajar, terdiri dari asrama pelajar putra dan asrama pelajar putri, namun 3 diantaranya sudah diberikan kepada sekolah karena lokasinya yang memang berada tepat di sekitaran lingkungan sekolah, dan 1 asrama lagi dibangun khusus untuk Komunitas Adat Terpencil, misalnya Suku Dayak Punan.

Selain itu persyaratan khusus yang perlu diketahui adalah, untuk menempati asrama, maka remaja tersebut harus bersekolah disekitaran pusat kota dan merupakan warga lingkar tambang yang juga merupakan binaan dari PT Berau Coal itu sendiri.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia