Water Treatment Plant (WTP) Mengalirkan Manfaat Bagi Warga Long Lanuk

 

SAMBALIUN – Sebagai salah satu kampung binaan PT Berau Coal (PT BC) yang terus menerima program CSR, banyak manfaat yang sudah dirasakan oleh masyarakat Kampung Long Lanuk, Kecamatan Sambaliung. Salah satunya yang baru-baru ini diterima manfaatnya ialah Water Treatment Plant (WTP) atau sistem pengelolaan air bersih bagi masyarakat kampung tersebut.

WTP yang dibangun PT BC tersebut memiliki kapasitas hingga 77 ribu liter, sehingga mampu mencukupi kebutuhan sekitar 144 kepala keluarga atau sekitar 576 penduduk di kampung tersebut. Bahkan PT BC juga langsung memberikan tandon air atau profil tank ukuran 1.200 liter untuk setiap kepala keluarga yang ada.

Sebelum adanya WTP tersebut, masyarakat mengaku sangat kesulitan memperoleh air bersih untuk kehidupan sehari-hari. Sebab, air dari sungai Kelay, dinilai tak layak dikonsumsi. Seperti yang diungkapkan seorang warga sekaligus anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Kampung Long Lanuk, Agustinus. Dikatakannya, dengan adanya WTP tersebut, dirinya tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih.

“Air ini kebutuhan utama kami. Sebelum ada WTP ini kami sulit sekali dapat air bersih. Karena air di sungai sudah sangat keruh. Jadi kami sangat merasakan betul manfaatnya. Apalagi kalau pulang dari kebun tinggal buka keran, air bersih sudah mengalir. Kalau dulu tunggu listrik dulu baru bisa sedot air, itupun keruh,” ucapnya saat ditemui beraunews.com, Kamis (27/04/2017).

 

Tidak hanya itu, ia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan PT BC kepada seluruh masyarakat Kampung Long Lanuk. Sebab menurutnya sudah banyak fasilitas dan infrastruktur yang dibangun oleh perusahaan tersebut untuk masyarakat.

“Bukan cuma WTP saja, kami juga sudah sangat terbantukan dari sisi kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur jalan yang diberikan perusahaan untuk mempermudah kegiatan kami sehari-hari,” katanya.

Ucapan terima kasih juga dilayangkan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Long Lanuk, Ngau Tekwan. Menurutnya, banyak perubahan yang dirasakan masyarakat kampung atas bantuan dari perusahaan tersebut. Mulai dari memperoleh air bersih dengan mudah, penerangan yang sudah mulai bisa dirasakan lebih lama, program kesehatan dan beasiswa pendidikan yang merata kepada seluruh masyarakat hingga bantuan untuk perkebunan masyarakat.

“Perusahaan ini sudah cukup banyak membantu masyarakat di kampung. Kami semua merasakan manfaatnya. Termasuk prasarana WC yang juga dibangunkan oleh perusahaan. Tinggal bagaimana pemerintah kampung dan masyarakat saja yang harus memanfaatkannya benar-benar, tapi tetap tidak boleh manja dengan perusahaan,” katanya.

 

Ia juga mengatakan, sarana air bersih WTP yang dibangun perusahaan tersebut hingga saat ini dimanfaatkan masyarakat dengan baik, begitu juga dengan distribusi dari WTP yang lancar.

“Meskipun baru dua minggu dibangun, tapi manfaatnya sudah bisa kami rasakan langsung. Jadi tidak ada alasan bagi masyarakat untuk mengatakan bahwa perusahaan ini tidak memberikan yang terbaik untuk masyarakat kampung, khususnya yang ada di lingkar tambang sendiri,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia