Sejak 2010, Kucurkan Dana 3,4 M untuk Infrastruktur dan Program Pilar Kampung Gurimbang

 

SAMBALIUNG – TK Masari dan pendopo yang terletak di Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung adalah fasilitas yang diresmikan oleh Bupati Berau, Muharram, Kamis (23/02/2017). Fasilitas ini merupakan hasil kerjasama Pemkab Berau, Pemerintah Kampung Gurimbang, dan Corporate Social Responsibility (CSR) salah satu perusahaan batubara di Berau.

Kedua infrastruktur ini sebenarnya telah selesai dikerjakan dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu TK Masari pada November 2016 sedangkan Pendopo pada Desember 2015.

Selain kedua infrastruktur tersebut, saat ini sedang berjalan pembangunan Masjid tahap ketiga yang merupakan program infrastruktur ke 15 di Kampung Gurimbang, juga dengan menggunakan dana CSR yang dikucurkan sejak tahun 2010 untuk 15 program.

Dimana pada tahun 2010, 2013, dan 2014 telah diselesaikan masing-masing 1 program setiap tahunnya. Sedangkan di tahun 2015 dan 2016, 2 program terselesaikan, dan untuk tahun 2011, sudah 3 program terealisasi. Yang paling banyak adalah di tahun 2012, dimana 5 program sudah tergarap di Kampung Gurimbang. Kantor Kepala Kampung, gedung posyandu, balai kampung, jalan usaha tani, rumah pintar, dan sirtu jalan poros adalah beberapa fasilitas lain yang sudah terselesaikan penggarapannya.

Untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat kampung dalam sisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan, juga dilakukan 4 program Pilar. Program-program tersebut salah satunya adalah bantuan sanitasi dasar atau jamban sehat. Selain itu program pilar kesehatan dan gizi lainnya adalah pemeriksaan kesehatan masyarakat, pelatihan kader posyandu, operasional pos gizi, peningkatan tumbuh kembang usia dini dan pembangunan sanitasi dasar.

 

Sedangkan untuk pilar pendidikan dan IPTEK, programnya yaitu bantuan biaya pendidikan, bantuan biaya kualifikasi dan kompetensi guru, bantuan peningkatan kompetensi siswa, penguatan pengelolaan rumah pintar dan sarananya, serta beasiswa perguruan tinggi. Dan untuk pilar lingkungan sosial dan budaya adalah bantuan biaya pelatihan dan pengembangan budaya, sarana pendukung kesenian, operasional TPA, pembinaan mental keagamaan, kampanya lingkungan, bantuan program peternakan dan perikanan serta home industri. Dari seluruh bantuan infrastruktur dan 4 pilar tersebut menggunakan dana CSR sebesar Rp3,4 miliar.

"Ini adalah salah satu bentuk kontribusi positif keberadaan kami dalam mendukung pembangunan kampung yang menjadi salah satu program pembangunan Kabupaten Berau, " ucap General Manager (GM) CSR PT Berau Coal, Horas Parsaulian Pardede ditemui di sela-sela acara.

"Kami berharap dengan adanya bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam mewujudkan kemandirian dan keberlanjutan," tutupnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia