Di Forum Bisnis, Kadin Teken MoU dengan Disperindagkop dan Bankaltim

TANJUNG REDEB – Setelah menyampaikan program kerjanya ke Bupati beberapa waktu lalu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau, menggagas kerjasama dengan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Berau dan Bankaltim.

Penandatanganan Memorandum of Undestanding (MoU) tentang Forum Bisnis Bersama oleh ketiga pihak dengan tema ‘Peningkatan Peran Pengusaha Lokal dalam Pembangunan Daerah dengan Kredit Jasa Konstruksi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), menjadi angin segar bagi pelakon usaha di Berau. Pasalnya, dengan adanya kerjasama dengan bank daerah ini, pemilik usaha dipersilahkan untuk mengambil pinjaman berupa Kredit ke Bankaltim, tentunya setelah memenuhi persyaratan yang ada.

Penandatanganan dilakukan saat digelar 'Forum Bisnis 2017', Selasa (17/01/2017), di Bankaltim Cabang Tanjung Redeb. Forum yang bertujuan untuk saling sharing dan diskusi dengan para pemilik usaha ini, berjalan lancar. Bahkan, para peserta yang notabenenya pemilik usaha di Berau, melontarkan pertanyaan dengan penuh antusias.

“Tujuan Forum Bisnis ini adalah untuk meningkatkan pengusaha lokal agar bagaimana caranya seorang wirausaha bisa berhasil. Kami menginginkan kerjasama 2 arah dari pelaku usaha, melalui proses kredit sesuai prosedur. Dan kami juga berharap hal ini bisa men-support pembangunan di daerah lebih baik lagi,” tutur Oska Yoris, Pimpinan Bankaltim Cabang Tanjung Redeb.

 

Sedangkan Kepala Disperindagkop Berau, M Syarkawi HAB, juga menjelaskan adanya forum bisnis digagas setelah dirinya dilantik. Ia berharap dengan adanya forum ini, nantinya akan membuahkan hasil sesuai keinginan.

“Tidak bisa dipungkiri jika nilai kemiskinan dan angka pengangguran masuk dalam visi misi kepala daerah, dan hal mendasar yang dihadapi adalah terbatasnya akses UMKM kepada sumber daya produktif seperti permodalan, teknologi, dan pasar. Nah, dengan forum ini mudahan bisa memfasilitasi para pelaku usaha,” ungkapnya.

BACA JUGA : Mantapkan Gelaran Forum Bisnis, Kadin Berau Sambangi Disperindagkop dan Bankaltim

Kadin Berau juga memandang sudah saatnya Pemkab Berau bersama Bankaltim memberi ruang lebih bagi pengusaha lokal baik jasa konstruksi maupun UMKM, untuk mendapatkan kredit di Bankaltim. Sehingga kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.

 

Sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Abdus Salam yang juga Pimpinan Redaksi beraunews.com ini, membuat para peserta semakin bersemangat memberikan pertanyaan terkait masalah penyediaan dana, dan pembinaan dari Bankaltim untuk para nasabah (debitur).

Terlebih, Bankaltim juga telah menunjukkan keberhasilannya yaitu program yang serupa dengan KUR, yakni program kredit 4 sejahtera. Program kredit dengan suku bunga yang sama di angka 9 persen ini bukan hadir untuk menyaingi KUR, melainkan menghadirkan pilihan kredit bagi masyarakat. Sebagai contoh, tahun 2016, sebanyak 70 peternak di Kabupaten Berau telah memanfaatkan Kredit Ternak Sejahtera (KTS) dari Bankaltim Cabang Tanjung Redeb senilai Rp6,97 miliar dengan baki debet masih Rp2,25 miliar.

 

Program yang berkerja sama juga dengan Jamkrinda dalam hal penyaluran kredit telah menyiapkan dana penyaluran kredit sebesar Rp500 miliar sepanjang tahun 2016 untuk seluruh Kaltim. Khusus Berau, disiapkan dana Rp50 miliar. Bagi UMKM, program ini bisa menjadi karpet merah mereka untuk melakukan pinjaman dana ke bank. Pasalnya, cukup surat izin dari kecamatan bank sudah bisa terima.

Perlu diketahui, berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim, dana pihak ketiga di Berau mencapai Rp4 triliun pada 2014. Simpanan masyarakat itu tersebar di empat bank besar yakni, Bankaltim, BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Besarnya dana ini selain penting disalurkan untuk UMKM juga penting disalurkan untuk jasa konstruksi, khususnya bagi pengusaha lokal, guna berkontribusi membangun daerah.

Jadi, seluruh lapisan masyarakat yang memang membutuhkan modal usaha atau pengembangan, tidak perlu ragu lagi untuk meminjam dana dari Bankaltim.(bnc)