Sekian Tahun Menunggu, Bena Baru Akhirnya Terang 24 Jam

 

SAMBALIUNG – Setelah sekian lama menanti, Rabu (11/01/2017), masyarakat Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, akhirnya bisa menikmati aliran listrik selama 24 jam.

Hal itu ditandai dengan acara peresmian listrik di Balai Kampung Bena Baru, yang dihadiri oleh Bupati Berau Muharram, Dandim, Kapolres, sejumlah SKPD, PLN, dan beberapa pimpinan perusahaan yang ada di sekitar kampung tersebut.

Infrastruktur listrik yang dinikmati oleh sekitar kurang lebih 170 rumah itu, merupakan hasil kerjasama dari Pemkab Berau bersama Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) serta Perusahaan Listrik Negara (PLN), melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Berau Coal (BC), dan juga masyarakat Kampung Bena Baru.

Dalam sambutannya, Bupati Berau Muharram menyebutkan, berdirinya infrastruktur listrik tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat lingkar tambang. Ia juga berharap kepedulian ini tidak hanya direalisasikan kepada Kampung Bena Baru saja, namun juga kepada seluruh masyarakat lingkar tambang lainnya.

Ia juga berharap, kehadiran listrik 24 jam tersebut dapat membawa dampak positif untuk segala sisi kehidupan masyarakat, baik dari peningkatan ekonomi, perbaikan sanitasi, pendidikan hingga kesehatan, dapat berjalan layak.

"Sudah ada 17 desa yang dibantu oleh PT BC, dan ini cukup meringankan kerja Pemkab juga. Namun kami harap perlakuan yang sama juga diberikan kepada kampung-kampung lain yang masuk ke daerah operasionalnya," ucapnya.

 

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT BC, Gatot Budi Kuncahyo menyebut, pembangunan infrastruktur listrik ini merupakan bentuk kontribusi positif dari PT BC dalam mendukung Berau menjadi kota yang terang benderang.

Apalagi, tidak dapat dipungkiri listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat dalam setiap sendi kehidupan. Bahkan, sebelum terwujudnya infrastruktur listrik tersebut, pihaknya pun membantu masyarakat Kampung Bena Baru melalui 1 unit genset dan pasokan solar tiap bulannya, serta perawatan rutin genset sejak tahun 2008.

Bersama dengan Distamben dan PLN, PT BC bekerjasama untuk membangun infrastruktur listrik tersebut. Bantuan yang diberikan pihak-pihak tersebut diantaranya, Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sepanjang 2,7 Kms, Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 1,9 Kms, 1 unit transformator 250 KVA, jaringan crossing SUTR dengan kumisan 50 tiang, foding 36 meter dan 1 unit tangga, instalasi sambungan ke 170 rumah dengan daya listrik 1300 Va/6A dan gereja beserta Sertifikat Laik Operasinya SUTM, SUTR dan trafo dengan total biaya lebih dari Rp2 miliar.

"Secara bertahap, PT BC membantu pembangunan infrastruktur listrik ini agar masyarakat dapat menikmati listrik 24 jam. Dan bersyukur, hal itu sekarang bisa terwujud," katanya.

 

Tak hanya Kampung Bena Baru, Sambakungan, Pegat Bukur, Inaran, Pulau Besing, Tumbit Dayak, Rantau Panjang, Suaran, dan Tasuk, adalah kampung-kampung lain yang juga mendapatkan bantuan serupa.

"Tak hanya listrik, sepanjang 2016, beberapa program pemberdayaan masyarakat telah berhasil dilaksanakan dan dinikmati masyarakat Kampung Bena Baru, diantaranya bantuan transportasi pelajar, beasiswa perguruan tinggi, pemeriksaan kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan kampung, operasional pos gizi, program peningkatan tumbuh kembang usia dini, dan pembangunan sanitasi dasar," jelasnya.

PJ Kepala Kampung Bena Baru, Yulius, menyampaikan terima kasih serta kebanggaannya terhadap Pemkab Berau yang telah bekerjasama dengan PT BC, PLN dan Distamben dalam memberikan kesempatan bagi masyarakatnya untuk menikmati listrik 24 jam. Kehadiran listrik tersebut, dikatakannya merupakan impian besar bagi masyarakat Kampung Bena Baru.

"Akhirnya, impian kami semua masyarakat Bena Baru terwujud. Kami sangat berterima kasih karena kepedulian yang diberikan kepada kami ini sangat nyata. Semoga setelah adanya listrik 24 jam ini, kami dapat membangun segala sendi kehidupan kami lebih baik lagi," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia