Mantapkan Gelaran Forum Bisnis, Kadin Berau Sambangi Disperindagkop dan Bankaltim

 

TANJUNG REDEB – Meningkatkan kualitas pelaku usaha jasa konstruksi dan Usaha Kecil Menengah Mandiri (UMKM), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau, bakal menggelar forum bisnis dengan tema ‘Meningkatkan Kredit Jasa Konstruksi dan UMKM’ pada 17 Januari mendatang.

Mempersiapkan hal tersebut, Kadin tengah intensif melakukan komunikasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau dan Bankaltim Cabang Tanjung Redeb.

Sekitar pukul 10.00 Wita, rombongan Kadin menemui M. Syarkawi HAB selaku Kepala Disperindagkop yang baru, yang saat itu masih berada di kantor lamanya, yakni Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Pertemuan tersebut membahas berbagai jenis persoalan yang selama ini menjadi kendala bagi para pelaku usaha.

Wakil Ketua Kadin Bidang Perbankan, Asuransi dan Perpajakan, Misbah mengatakan, kedatangan pihaknya menemui Kadisperindagkop tersebut dalam rangka menjalin kerjasama guna meningkatkan peran para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Berau.

“Ini berkaitan dengan forum yang bakal kita adakan nanti. Dengan kegiatan ini setidaknya para pelaku usaha lebih paham lagi tentang dunia usaha, bagaimana resikonya. Nah kedatangan kita menemui Kadisperindagkop ini untuk bekerja sama dalam hal peningkatan peran para pelaku usaha,” tuturnya kepada beraunews.com, Selasa (27/12/2016).

Disamping itu, dalam forum itu juga akan dijelaskan terkait bagaiamana persyaratan kredit modal di bank. Karena menurutnya, sejauh ini banyak para pelaku usaha, khususnya jasa konstruksi dan pelaku UMKM yang mengalami kesulitan dalam melakukan peminjaman modal. Dimana, salah satu faktor yang banyak dikeluhkan adalah waktu yang cukup lama dalam proses pencairannya.

“Bisa sampai sekitar sebulan bahkan dua bulan lamanya, alasannya itu tadi mereka (pelaku usaha-red) kurang paham,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kadin Bidang Industri, Perdagangan, UMKM, Koperasi, dan Industri Kreatif, Suwarno menilai, peran pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Berau sudah mulai berkembang. Untuk merangsang perkembangan tersebut, pihaknya akan berupaya mendorong para pelaku usaha agar lebih maksimal dan dapat lebih sejahtera.

“Ya harapan kita dengan mulai berkembangnya pelaku usaha ini, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Selain Disperindagkop, rombongan Kadin yang dipimpin langsung oleh Ketua Kadin, Fitrial Noor juga mengunjungi Pimpinan Bankaltim Cabang Tanjung Redeb, Oska Yoris. Kedatangan rombongan tersebut disampaikan Suwarno, guna menjalin kerjasama khususnya dalam hal kredit.

“Alhamdulillah baik dari Disperindagkop, maupun Bankaltim memberikan respon positif dengan rencana kita ini,” ujarnya.

Sementara itu, M. Syarkawi HAB mengapresiasi kedatangan rombongan Kadin tersebut. Ia menilai, apa yang menjadi tujuan Kadin Berau sangat positif, dan pihaknya siap mendukung.

“Selama itu tidak melanggar aturan yang berlaku, Insya Allah kita komitmen mendukung,” ujarnya.

 

Terpisah, Oska Yoris juga menyampaikan hal senada. Atas nama Bankaltim, pihaknya menyambut positif kedatangan rombongan Kadin. Ia menyampaikan, untuk rencana ke depan, pihaknya akan berkerja sama dengan Kadin dan Disperindagkop guna bersama-sama membina UMKM.

“Karena yang namanya UMKM juga perlu arahan, bagaimana memanajemen keuangan yang baik itu seperti apa, berhubungan dengan sistem perbankan itu seperti apa. Kita jelas berharap dengan adanya kegiatan ini, UMKM dapat tumbuh lagi sesuai dengan perannya,” ujarnya.

Sementara terkait pengajuan kredit sendiri yang dirasa nasabah cukup menyulitkan Oska mengatakan, hal tersebut bisa jadi karena nasabah belum begitu mengerti tentang sistem perbankan. Namun terkait hal tersebut, pihaknya akan melakukan pembimbingan terkait perbankan itu seperti apa, dan UMKM seperti apa yang akan dibiayai oleh perbankan.

“Saat ini juga sudah ada program dari BPD Kaltim (Bankaltim-red) yang memudahkan untuk UMKM yang sudah ada. Jika dulu persyaratannya harus memiliki izin lengkap dan sebagainya. Tapi, sekarang ada nominal tertentu yang bisa dipermudah dengan melampirkan surat keterangan dari Lurah, sepanjang usaha itu layak untuk kita biayai,” tandasnya.(Hendra Irawan)