Profil Calon Ketua Kadin Berau (4) : Dorong Ekonomi Masyarakat, Rayendra Andalkan Program Regional Champion

 

TANJUNG REDEB – Tak sekadar ingin menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Rayendra, Direktur Mentari Delta Segah, rupanya juga memiliki pemikiran luar biasa untuk memajukan perekonomian Berau lewat dunia usaha.

Salah satu program yang akan diterapkan ketika terpilih menjadi Ketua Kadin periode 2016-2021, yakni program regional champion. Program tersebut merupakan program yang dianggap sangat sejalan dengan program Pemkab maupun Kementerian Perindustrian yang menginginkan setiap desa memiliki satu produk unggulan yang dapat dikembangkan atau dikenal dengan program One Village One Product (OVOP).

Setiap desa yang memiliki produk unggulan dapat dibina untuk mengembangkan produknya hingga ke tingkat Kabupaten. Setelah berjaya ditingkat Kabupaten, Kadin sebagai mitra pemerintah dalam dunia usaha akan mencoba untuk memberikan dorongan dan dukungan agar produk unggulan tersebut dapat menembus hingga ke nasional.

"Kadin ini adalah lembaga yang juga menjalankan amanat Undang-Undang dalam dunia usaha. Maka program Kadin juga mesti sejalan dengan program pemerintah. Misalnya, dengan program regional champion, Kadin bisa bersinergi dengan pemerintah. Meningkatkan ekonomi masyarakat desa atau kampung dengan menentukan produk unggulan yang dapat dikembangkan. Inilah yang bisa menjadi pondasi kita, " jelas pria lulusan sarjana Teknik Industri di ITN Malang, Jawa Timur, tersebut kepada beraunews.com.

BACA JUGA : Bersaing Untuk Bersanding Majukan Kadin Berau, Komitmen 5 Calon Ketua

Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) disetiap desa atau kampung yang ada juga perlu dilakukan sinergitas. Menurutnya, mendorong keberadaan BUMDes agar lebih maju dan berkembang adalah suatu keharusan. Terlebih BUMDes merupakan wadah bagi para petani untuk menampung hasil pertanian maupun perkebunan mereka.

"Saya juga sangat tertarik dengan BUMDes. Tidak hanya menampung hasil dari petani, juga bisa menjadi wadah mengadakan bibit, pupuk dan alat-alat tani. Karena memang salah satu kesulitan para petani adalah hal-hal tersebut," tambahnya.

Hal tersebut, dikatakannya akan sangat membantu pemerintah yang tidak mungkin melakukan semua program kesejahteraan rakyat sendirian. Dengan bergandengan tangan bersama Kadin, serta melepaskan segala atribut politik dan memandang murni kepada tujuan utama meningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah, ia yakin akan tercipta langkah mudah meraih kesejahteraan.

"Kadin adalah murni dunia usaha. Bagaimana agar bisa mendatangkan investor, kemudian menciptkan lapangan pekerjaan, sehingga perekonomian berjalan dengan baik. Tidak mencampurkan hal-hal berbau politik kedalamnya, saya yakin kita bisa maju dalam dunia usaha, " kata pria yang pernah tergabung dalam KNPI dan Kadin selama dua periode tersebut.

Jika terpilih menjadi Ketua Kadin melalui Musyawarah Kabupaten (Mukab) yang digelar Sabtu (17/12/2016) besok, ia akan berusaha merangkul dan merapatkan barisan para pengusaha. Selain itu, ia juga akan menekankan kepada seluruh pengurus Kadin untuk melepaskan baju politik mereka dari Kadin.

"Hanya dengan bersatu dan menyatukan keinginan kita untuk memberikan kesejahteraan dalam dunia usaha, dengan ikhlas dan benar-benar tidak membumbuinya dengan politik, maka Kadin ke depan dapat menjadi wadah yang paling tepat bagi para pengusaha yang murni ingin berusaha," tandasnya.(Marta)