Melalui Musda, KAHMI dan HMI Pertegas Komitmen Untuk Indonesia

 

TANJUNG REDEB – Sebagai langkah untuk regenerasi kepengurusan, Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Majelis Daerah (PMD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Berau ke-2, akhirnya resmi dibuka Bupati Berau, Muharram, Rabu (14/12/2016) pagi, di Balai Mufakat.

Meski tak dihadiri Ketua Majelis Penasehat KAHMI Kaltara yang juga menjabat sebagai Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, seperti yang telah diagendakan, namun pembukaan musda tersebut tetap berjalan hikmat dan antusias diikuti oleh peserta musda beserta para tamu undangan termasuk Kapolres, Dandim, SKPD, FKPD, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Kabupaten Berau.

BACA JUGAMahfud MD dan Irianto Lambrie Bakal Orasi Ilmiah di Musda KAHMI Berau

“Kami tidak dapat menghadirkan Kanda Irianto Lambrie seperti yang telah dijadwalkan karena ada agenda penting yang bertabrakan dengan musda ini. Namun kami sangat berharap musda ini dapat terus berjalan lancar dan sesuai dengan harapan kita semua,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Musda, Tri Budi Kurniawan kepada beraunews.com.

Ketua PMD KAHMI Berau, La Ode Ilyas dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan musda tersebut. Dengan regenerasi kepengurusan tersebut, ia sangat berharap kepada siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua KAHMI periode 2016-2021 dapat menjadi pengayom bagi seluruh kader HMI dalam mendampingi berjalannya pembangunan di daerah Berau.

“Semoga ke depan lembaga ini jauh lebih eksis lagi, dan KAHMI dapat terus mendukung HMI dalam pergerakannya. Berdasarkan hasil inventarisir kami, ternyata banyak kader HMI yang tersebar di Berau ini. Sehingga ke depan, semoga itu bisa menjadi tonggak kekuatan KAHMI untuk berkontribusi pemikiran dan ide-ide yang positif kepada pemerintah khususnya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Pimpinan Majelis Wilayah (PMW) KAHMI Kaltim, Mursidi Muslim mengatakan, HMI merupakan organisasi mahasiswa tertua di Indonesia yang lahir pada 5 Febuari 1947. Bahkan, sangat banyak kadernya yang berkontribusi positif di seluruh sendi bangsa dan negara. Hal itu, menurutnya merupakan hasil dari komitmen yang dipegang teguh oleh HMI terhadap Indonesia dan keislaman.

“Jangan pernah ragukan HMI. Komitmennya terhadap Indonesia yang membuat HMI bertahan hingga sekarang, sampai membawa para KAHMI ke titik saat ini. HMI selalu tampil baik di skala lokal, regional maupun nasional. Semangat Indonesia dan keislaman yang dimiliki HMI sangat luar biasa,” kata pria yang juga Anggota Komisi IV DPRD Kaltim itu.

 

Melalui musda kali ini, Mursidi juga memberikan pencerahan kepada seluruh KAHMI yang ada di Berau, untuk dapat menyumbangkan pemikiran dan idenya dalam membantu pemerintah memajukan Berau dari segala sektor yang ada.

BACA JUGA : Musda KAHMI Berau di Gelar Besok

“Potensi yang ada di Berau sangatlah luar biasa. Bukan hanya di sektor wisata saja, tapi juga pertanian, perkebunan, kelautan dan sebagainya. Nah, bagaimana kita para intelektual ini dapat menyumbangkan pemikiran kita untuk memajukan Berau melalui potensi yang ada. Maka dengan KAHMI, dapat dirangkul semuanya menjadi para intelektual yang dapat menghasilkan perubahan. Misalnya, mau jadi petani atau nelayan, jadilah petani dan nelayan yang profesional, hasilnya pun akan berbeda dengan petani atau nelayan biasa,” jelasnya.

 

Sementara Bupati Berau, Muharram dalam sambutannya mengatakan, HMI dan KAHMI yang merupakan organisasi berbasis kemahasiswaan, identik dengan pemuda yang memiliki intelektualitas tinggi. Namun, jika tidak diorganisir dan diakomodir dengan baik justru akan menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan. Maka itu, kehadiran KAHMI menjadi sangat penting dalam mengorganisir para kaula muda yang memiliki intelektual tinggi.

Kemunculan kembali bibit-bibit Partai Komunis Indonesia (PKI) juga disinggung dalam sambutannya. Menurutnya, salah satu cara membentengi diri dari hal tersebut ialah melalui persatuan yang kuat. Hal itu saat ini ditunjukkan oleh KAHMI.

“Pergerakan masif dari PKI ini yang sangat kita hindari. Maka dengan cara bersatu, membangun persatuan kita dapat membentengi diri. Para pemuda yang tergabung dalam organisasi seperti inilah (KAHMI dan HMI) yang menjadi harapan kita ke depan. Jangan sampai kita tercerai berai. Saya juga siap untuk diluruskan ketika ada kebijakan yang sekiranya saya buat tidak berpihak pada rakyat, HMI dan KAHMI silahkan menegur saya. Dengan cara yang baik tentunya,” tandasnya.(Marta)