Minat Baca Menurun, Yayasan Itqon dan Salimah Gelar Seminar dan Bedah Buku

 

TANJUNG REDEB – Guna meningkatkan minat baca dikalangan pemuda-pemudi kaum muslimin, Yayasan Itqon bekerja sama dengan organisasi masyarakat Persaudaraan Muslimah (Salimah) Berau, mendatangkan Ustad sekaligus penulis buku, Salim A Fillah, di Hotel Cantika Swara, Minggu (20/11/2016).

Penulis asal Yogyakarta tersebut dihadirkan sebagai pembicara dalam seminar dan bedah buku yang bertemakan 'Jalan Cinta Para Pejuang'. Ratusan peserta baik dari kalangan pelajar, mahasiswa hingga umum antusias mengikuti pemaparan materi yang disampailan ustad berusia 32 tahun tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana kegiatan tersebut, Rahmat Kartolo menyebutkan, tujuan utama digelarnya kegiatan tersebut tidak lain untuk meningkatkan minat baca dikalangan muda yang saat ini semakin berkurang. Dengan dihadirknnya ustad sekaligus penulis beberapa buku best seller tersebut, diharapkan dapat membakar semangat di dalam jiwa para pemuda yang selama ini tergantikan dengan modernisasi media sosial dan sebagainya.

"Kita tidak bisa pungkiri kalau saat ini yang punya minat membaca status atau obrolan media sosial jumlahnya jauh lebih banyak dari pada yang senang membaca buku. Hal itu sangat memprihatinkan kita sebagai generasi muda yang semestinya tumbuh dan berkembang lewat bacaan-bacaan berkualitas. Salah satu penulis buku berkualitas dan mudah dipahami isinya adalah Ustad Salim A Fillah," ujarnya.

 

Sementara itu, Bupati Berau Muharram, yang juga berkesempatan hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi kegiatan tersebut dengan luar biasa. Menurutnya, kegiatan semacam itu dapat membakar kembali semangat dan potensi yang ada dalam diri masing-masing, memberikan motivasi dan penyegaran kepada kaum muda untuk berinovasi, berkreasi dan menjadi pemuda kebanggaan yang tidak lepas dari tuntunan Agama Islam.

"Berjuang itu ada targetnya. Seperti buku yang hari ini akan dibahas oleh penulisnya langsung, 'Jalan Cinta Para Pejuang', maka setiap perjuangan itu terjadi karena ada motivasi. Motivasinya tentu adalah cinta. Dan cinta yang benar akan membawa hidup menuju jalan yang benar, semua yang dilandasi oleh cinta dan diperjuangkan, maka akan berbuah manis," ungkapnya.

Dalam pemaparannya yang santun dan dibumbui humor, Ustad Salim A Fillah, berhasil menarik perhatian peserta yang hadir. Dengam singkat dan penyampaian yang mudah diterima, ia memberikan sejumlah motivasi untuk para pemuda dan pemudi menjadi pejuang cinta. Tidak hanya cinta kepada sesama manusia, namun yang lebih penting ialah cinta kepada Sang Maha Pencipta.

Diakhir kegiatan, sejumlah peserta yang beruntung mendapatkan buku yang langsung ditandatangani oleh Ustad Salim A Fillah. Bupati juga menyerahkan beberapa kenang-kenangan kepada sang penulis.(Marta)