Hadi Mustafa Optimis Lanjutkan Kejayaan Golkar

 

TANJUNG REDEB – Secara aklamasi Hadi Mustafa terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Berau periode 2016-2020 melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI.

Hadi Mustafa berjanji untuk menjalankan amanah yang diberikan kepadanya dengan sebaik-baiknya. Tak lupa, ia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh kader dan simpatisan Golkar Berau yang telah mendukungnya sebagai Ketua Golkar Berau.

“Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman semua, baik yang terlibat di dalam Musda XI Partai Golkar ini dan khususnya yang diberikan dukungan kepada kami untuk memimpin Golkar kedepannya,” ucapnya saat diwawancarai beraunews.com, Rabu (26/10/2016).

BACA JUGA : Hadi Mustafa Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Berau

Sesuai dengan apa yang diharapkan Ketua Harian Golkar Kaltim, Makmur HAPK yang juga mantan Ketua Golkar Berau periode 2005-2016, lanjut Cak Mus (sapaan akrab Hadi Mustafa), dirinya akan berusaha memimpin partai yang identik dengan warna kuning itu lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Seperti yang diharapkan Pak Makmur tadi, Golkar harus lebih baik dari tahun sebelumnya,” lanjutnya.

 

Kepengurusan Golkar Berau yang selama ini dipimpin Makmur HAPK yang juga mantan Bupati Berau selama dua periode, dirasakan Cak Mus, menjadi tantangan besar bagi dirinya. Namun, ia tetap yakin dapat memberikan kepemimpinan yang terbaik bagi kemajuan dan kejayaan Golkar kedepannya, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun di Indonesia.

“Walaupun ada anggapan di luar bahwa pasca dipimpin seorang Bupati Berau (Golkar akan redup alias tidak eksis lagi-red), justru saya yakin dan percaya bahwa Golkar Berau di bawah kepemimpinan saya akan lebih semangat, seperti yang ada di pusat,” tegasnya.

Untuk itu, kata Cak Mus, pihaknya akan segera melakukan konsolidasi, dari tingkat kecamatan hingga kampung. Konsolidasi ini dirangkai dengan pembenahan susunan kepengurusan di tingkat kecamatan dan kampung, yang sebelumnya memang telah habis masa jabatannya dan hanya diperpanjang sementara.

“Ini nanti kita akan turun ke kecamatan. Memang sudah ada instruksi dari pusat bahwa akan datang ini, secepat mungkin dan sampai Januari, sudah harus clear (selesai-red) semua. Jadi kepengurusan baru semua, dari kecamatan maupun ke kampung-kampung,” katanya.

 

Terkait pesan Ketua Golkar Kaltim, Rita Widyasari yang disampaikan Makmur HAPK dalam sambutannya, bahwa Golkar harus memberi ruang lebih untuk peranan perempuan dalam susunan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota, juga siap diakomodir Cak Mus pada susunan kepengurusan Golkar Berau, yang akan disusun selama lima hari ke depan.

Terlebih, sesuai aturan AD/RT Partai Golkar, keberadaan perempuan dalam partai politik juga telah disisipkan sebesar 30 persen. Selain itu, seperti yang disampaikan Makmur HAPK, Cak Mus juga senada jika perempuan dinilai memiliki pendirian yang lebih kuat saat terjun ke dunia politik.

“Jadi kami akan memulai dari perempuan. Akan kita penuhi itu, sambil kita inventarisasi kalau memang bisa melebihi dari 30 persen, itu yang kita harapkan nantinya,” imbuhnya.

Sehubungan dengan pesan Ketua Golkar Kaltim juga, saat disinggung mengenai apakah posisi Sekretaris Golkar Berau akan diisi oleh perempuan, Cak Mus akan membicarakan hal itu bersama dengan tim formatur. Bahkan, meski dirinya akan menjadi ketua formatur yang memiliki hak veto, dirinya tetap akan mengambil segala keputusan sesuai dengan hasil rapat atau forum.

“Itu akan kita bicarakan bersama dengan tim formatur nanti. Harus persetujuan yang sudah diserahkan, termasuk formatur, itu akan kita koordinasikan juga dengan kecamatan agar kedepannya komunikasi bisa bagus. Soalnya, kalau nanti ada sumbatan sedikit saja komunikasi, pasti berjalanan tidak bisa normal,” pungkasnya.(Andi Sawega)