Hadi Mustafa Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Berau

 

TANJUNG REDEB – Musyawarah Daerah (Musda) IX DPD II Partai Golkar Berau digelar Rabu (26/10/2016) pagi di Sekretariat Partai Golkar Berau, Jalan APT Pranoto. Hasilnya, musda yang berlangsung secara musyawarah dan mufakat itu menetapkan Hadi Mustafa sebagai Ketua Golkar Berau periode 2016-2020. 

Pantauan beraunews.com di lokasi acara, ada 18 pemegang hak suara yang hadir, yakni 13 pengurus kecamatan, 5 suara dari organisasi pendiri, didirikan dan sayap partai serta suara dari pengurus DPC demisioner dan DPD Golkar Kaltim.

Selain dihadiri Ketua Harian Golkar Kaltim, Makmur HAPK yang juga mantan Ketua DPD Golkar Berau periode 2005-2016, musda kali ini juga terlihat dihadiri beberapa pengurus DPD Golkar Kaltim, antara lain Sekretaris Abdul Kadir, Bendahara Slamet Handoko dan lainnya.

Rapat untuk menentukan Ketua Partai Golkar Berau empat tahun ke depan tersebut, bahkan langsung dipimpin M Hatta Zainal yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD Golkar Kaltim, bersama sekretaris rapat, Imam Sururi serta tiga anggota, Elita Herlina, Subroto, dan Juliansyah.

Dalam kesempatan itu, Ketua Harian Golkar Kaltim, Makmur HAPK menilai, Hadi Mustafa merupakan kader sekaligus figur pemimpin yang paling santun dan tepat sehingga sangat pantas memimpin Golkar Berau selama empat tahun kedepannya. Untuk itu, Makmur mengajak seluruh kader-kader Golkar Berau yang akan menjabat sebagai pengurus Golkar Berau, agar mendampingi ketua terpilih dengan sebaik-baiknya.

“Kita rapatkan barisan, semua kecamatan yang ada, semua pengurus yang didirikan dan mendirikan, kader-kader, dewan penasehat, mari kita antarkan ketua yang terpilih dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

 

Penyusunan struktur pengurus baru, lanjut Makmur, juga hanya diberikan waktu selama 5 hari ke depan. Sebab, dikatanya, setelah terlaksananya musda ini, tentu ada kegiatan-kegiatan yang sekiranya harus segera dilakukan ketua terpilih bersama pengurusnya.

“Terutama, konsolidasi tingkat kecamatan, yang paling berat itu adalah konsolidasi tingkat kampung,” katanya.

Jika ketua terpilih bersama pengurus baru mampu melaksanakan konsolidasi tingkat kampung dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, diyakini Makmur, langkah ketua terpilih untuk terus menjaga dan meningkatkan kejayaan Partai Golkar, khususnya di Kabupaten Berau akan berjalan lancar dan aman.

“Kalau kita hitung satu kampung, pemilih bisa kita gaet sampai 30-40 persen, luar biasa. Ini merupakan bagian keanggotaan kita dan sebagainya. Jadi ini hal-hal yang sama-sama kita minta perhatiannya,” pungkasnya.(Andi Sawega)