Reses, Najmuddin “Kebanjiran” Aspirasi Masyarakat

 

TANJUNG REDEB - Guna menyerap aspirasi masyarakat, Anggota Komisi I sekaligus Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Berau, Najmuddin menggelar reses atau jaring aspirasi di daerah pemilihannya Kecamatan Tanjung Redeb, sejak Rabu (22/11/2017) hingga Sabtu (25/11/2017) lalu.

Saat reses itu, Najmuddin yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Berau itu, benar-benar diserbu sejumlah aspirasi masyarakat untuk mengeluarkan usulan mereka terkait pembangunan.

Berikut aspirasi masyarakat yang berhasil dicatat Najmuddin :

  • Reses di Jalan Kedaung Gang Borneo 3 Kelurahan Sei Bedungun
  1. Infrastruktur : Perbaikan jalan umum yang bebas dari genangan air hujan dan banjir serta Perbaikan jembatan dekat sekolah
  2. Kebijakan Anggaran : Perlu dipertimbangkan kenaikan anggaran Pemerintah Kelurahan. Sebab, saat ini anggaran masih sangat minim dan terbagi langsung ke dana RT
  3. Bidang Pendidikan : Sarana penunjang pendidikan sekolah, Penyediaan dan peningkatan perluasan kualitas sekolah, Penimbunan lahan di belakang sekolah serta Penyediaan tempat ibadah di dalam sekolah SD, SMP, SMU Terpadu dan SMK
  4. Bidang Sosial : Perluasan tanah kuburan di Sei Bedungun dilakukan bersama antara Pemerintah dan masyarakat
  5. Bidang Ekonomi : Masih ada warga yang belum teraliri air bersih PDAM, padahal lokasi PDAM berdekatan dengan wilayah tersebut
  6. Bidang Keagamaan : Adanya permasalahan kepemilikan tanah wakaf masjid, yang kabarnya sudah dijual menjadi polemik warga 
  • Reses di Jalan Durian III Perumahan Berau Indah RT 8 Kelurahan Gunung Panjang
  1. Infrastruktur : Perbaikan drainase yang baik untuk mengantisipasi terjadinya banjir, khususnya RT 8 dan RT 9 dari belakang sampai dengan depan perumahan, perbaikan jalan dan gang yang masih rusak akibat air genangan dan banjir, bantuan perbaikan rumah bagi warga yang terkena banjir parah, serta mempercepat realisasi pembuatan parit U sebagai pemecah debit air banjir di Tanjung Redeb
  2. Bidang Kesehatan : Fasilitas kesehatan dan rumah sakit yang masih memprihatinkan, baik tenaga profesional dokter spesialis yang kurang, insentif dokter hingga jadwal dokter spesialis. Selain itu, Pemkab diminta mengundang investor untuk membangun rumah sakit swasta, serta Kebersihan jalan-jalan protokol yang bila panas banyak debu dan ketika hujan becek dan berlumpur. Perlu digiatkan kembali petugas kebersihan di wilayah ini.
  3. Bidang Keagamaan : Pemkab diminta tidak ikut-ikutan membuat patung-patung di Kabupaten Berau, sebab akan mengundang bencana dan kemaksiatan yang akan merusak akidah umat
  • Reses di Jalan Ketapi RT 12 Blok D Kelurahan Tanjung Redeb, aspirasi masyarakat sama persis dengan reses yang digelar di Jalan Durian III Perumahan Berau Indah RT 8 Kelurahan Gunung Panjang

 

Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Najmuddin mengatakan, fungsi DPRD sebagai bagian yang utuh memiliki tugas legislasi, anggaran (budgeting), dan pengawasan (controlling) yang merupakan satu kesatuan sebagai wakil rakyat yang dipilih untuk membawa aspirasi rakyat.

“Tentunya usulan dari masyarakat akan disesuaikan dengan skala prioritas berlandaskan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2016-2021. Oleh karena itu, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami tampung untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

 

Hasil reses kali ini, maupun reses yang akan dilakukan lagi pada April 2018 mendatang, diharapkan bisa masuk dalam APBD Perubahan 2018 atau Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2019. Sehingga akan menjadi dasar penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2019.

“Namun demikian, melihat keadaan keuangan daerah yang ada saat ini, tidak semua usulan dan masukan masyarakat bisa direalisasikan,” pungkasnya.(advertorial/bnc)