Kesbangpol Berau Bekali Strategi dan Taktik Ratusan Caleg, Menang Pemilu “Tak Perlu Biaya Mahal”

 

TANJUNG REDEB – Ratusan calon anggota legislatif (caleg) dibekali strategi dan taktik guna memenangkan pemilihan kursi DPRD Berau periode 2019-2024. Pembekalan tersebut merupakan rangkaian program pendidikan politik garapan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten (Kesbangpol) Berau, yang digelar di Ballroom Hotel Makmur, jalan Teuku Umar Tanjung Redeb, Selasa (30/10/2018).

Selain dihadiri para caleg dari seluruh partai politik peserta pemilu, acara yang dinarasumberi Yanuar Prihatin selaku motivator pemenangan pemilu itu, juga dihadiri Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Berau hingga Polres Berau.

Ketua Panitia, Andi Sari Berlian dalam sambutannya mengatakan, program pelatihan strategi dan taktik dalam memenangkan pemilu tahun 2019-2024, digelar pihaknya agar seluruh caleg dalam memenangkan pemilu tidak melakukan dengan cara-cara yang jelek, menggunakan isu Suku, Agama Ras dan Antar golongan (SARA), hingga menghalalkan berbagai macam cara.

“Banyak strategi dan taktik yang sangat baik, yang dapat dilakukan untuk meraih kemenangan, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan politik di Kabupaten Berau yang dapat mengganggu kondusifitas. Dengan cara-cara yang baik itu, diharapkan terpilih anggota DPRD yang baik pula,” tutur perempuan yang juga Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesbangpol Berau itu.

Terpisah, Bupati Berau Muharram dalam sambutan yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpol Berau, Ahmad Ismail mengatakan, pemilu merupakan sarana penghubung antara masyarakat dengan calon pemimpin dalam rangka memperjuangkan aspirasi masyarakat selaku pemilih, sehingga pada saat terpilih nantinya, pemimpin tersebut dapat memperjuangkan sebesar-besarnya aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Tentu saja cara-cara memenangkan itu dilakukan dengan cara-cara yang baik, tidak menghalalkan segala cara dan tidak dilakukan dengan cara yang licik. Kita mungkin boleh berbeda pilihan, berbeda partai politik, tapi lebih penting mengedepankan silahturahmi dan kita jaga agar Berau tetap aman, nyaman dan kondusif. Semoga pemilu kali ini menghasilkan orang-orang yang layak dan pantas,” ujarnya seraya mengatakan, jika pembekalan semacam ini baru pertama kalinya digelar Kabupaten Berau.

 

Sementara itu, motivator pemenangan pemilu, Yanuar prihatin memaparkan ‘Cara Mudah Menang Pemilu, Membuktikan Keajaiban Pikiran Bawah Sadar, Kekuatan Hati dan Kemustazaban Keajaiban Allah’. Dalam paparannya, Yanuar mengatakan, titik akhir dari perjuangan seorang caleg adalah manakala berhasil dilantik menjadi anggota DPRD. Namun demikian, untuk berhasil mencapai impian tersebut, tidak harus mengeluarkan biaya yang besar dan menempuh jalan yang rumit.

“Mainset tentang pemilu yang selama ini mahal, berat, rumit, panjang dan berkelok itu sesungguhnya bisa kita sederhanakan menjadi jalan yang lebih mudah,” imbuhnya.

Keterbatasan ekonomi, lanjut Yanuar, bukan menjadi penghalang untuk menang pemilu. Banyak para perintis keajaiban yang sudah membuktikannya, diantaranya La Deno (tukang ojek yang berhasil menjadi anggota DPRD Maluku Tengah), Raska (tukang tambal ban yang berhasil menjadi anggota DPRD Subang), Ahmad Hulaif (pedagang tahu tempe yang berhasil menjadi anggota DPRD Mataram), Faujiannor (guru ngaji yang berhasil menjadi anggota DPRD Kapuas) dan masih banyak perintis kejaiban lainnya, dimana mereka sama sekali tidak mengandalkan uang untuk pemenangan.

“Lalu apa rahasia mereka memenangkan pemilu tersebut? Kunci kemenangan dapat diraih ketika seorang caleg mampu mengubah impian serta kekuatan yang dimiliki untuk menciptakan jati diri seorang pemenang. Intinya, kalau ingin menang, maka sedari awal harus menanamkan kemenangkan itu,” bebernya.

“Melalui seminar ini, setiap caleg diajak untuk menemukan kekuatannya untuk menang pemilu. Harapan dan pesannya adalah kita bisa mendayagunakan kekuatan yang dimiliki oleh masing-masing caleg, tanpa harus tergantung kepada faktor-faktor yang tidak menjamin kemenangan, seperti uang, harta, logitis, popularitas hingga ketokohan,” tandasnya.(NR. Dewi/bnc)