Jalan dan Jembatan Bujangga Dipastikan Rampung Akhir Tahun 2017

 

TANJUNG REDEB - Jalan dan jembatan bujangga yang telah lama ditunggu oleh masyarakat Berau, akhirnya dipastikan akan rampung pada akhir Desember 2017 ini. Bahkan, Sabtu (23/12/2017) mulai pukul 10.00 Wita hingga 12.00 Wita tadi, telah dilakukan uji coba terhadap jalan dan jembatan tersebut.

Site Manager PT Bangun Cipta Kontraktor untuk proyek jalan dan jembatan Bujangga, Beni Hidayat yang ditemui beraunews.com di lokasi kegiatan mengatakan, uji coba tersebut dilakukan atas dasar permintaan dan kesepakatan pihaknya dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XII Balikpapan yang menangani jalan dan jembatan di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Uji coba ini dikatakan Beni, berfungsi untuk mengetahui dimana kekurangan jalan dan jembatan Bujangga yang masih perlu dilakukan penanganan, sehingga saat nanti jalan dan jembatan itu dibuka untuk umum, sudah tidak ditemukan lagi berbagai kekurangan. Utuk diketahui, lanjut Beni, ditargetkan jalan dan jembatan Bujangga akan dibuka untuk umum di akhir tahun 2017 ini.

“Untuk progress pekerjaan sendiri, telah mencapai 90 persen. Yang belum hanya pengecoran trotoar dan sisi airnya saja. Namun demikian, seluruh pekerjaan akan rampung sebelum dibuka untuk umum di akhir tahun ini atau sesuai keputusan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) maupun BBPJN XI,” ujarnya.

Terkait pengunaan jalan dan jembatan, Beni mengatakan, sebenarnya mampu dilewati muatan 30 ton. Pasalnya, yang saat ini dibangun merupakan jalan dan jembatan kelas 3 A. Namun demikian, keputusan terkait kendaraan yang boleh melintas, menjadi ranahnya DPUTR Kabupaten Berau.

“Tapi tidak mungkin dipergunakan secara maksimal. Nanti pihak DPUTR yang akan menentukan penggunaan jalan ini untuk muatan berapa,” ujarnya.

Lalu mengapa terkesan waktu pekerjaan begitu lama, ditanya begitu Beni mengatakan, sebenarnya untuk pekerjaan kontruksi jalan dan jembatan tidaklah lama, yang lama itu justru pada perencanaan dan pengambilan keputusan. Pasalnya, semua harus diperhitungkan dan dievaluasi secara matang, agar umur konstruksi jalan dan jembatan Bujangga benar-benar tahan lama. Selain itu, dikatakan beni, dari rencana awal pembangunan sepanjang 100 meter, pihaknya justru harus membangun sepanjang 200 meter.

“Tak seperti kejadian terhadap jalan dan jembatan Bujangga di waktu lalu, yang umurnya tak sampai 1 tahun. Jadi kali ini kita benar-benar memperhitungkan secara matang,” bebernya.

 

Sementara itu, Sekretaris DPUTR Kabupaten Berau, Rahmad berharap agar selama uji coba hingga nantinya jalan dan jembatan Bujangga secara resmi dibuka untuk umum, seluruh pihak dapat memberikan masukan bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun kontraktor pelaksana pekerjaan, jika memang masih terdapat kekurangan-kekurangan di jalan dan jembatan tersebut.

“Kita harapkan masukannya agar tidak ada kekurangan apapun di jalan dan jembatan ini,” ujarnya.

Terkait peruntukan jalan dan jembatan itu, Rahmad mengatakan, jalan dan jembatan tersebut sementara ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan muatan tak lebih dari 8 ton. Namun demikian, pihaknya akan terus melakukan evaluasi, dan jika memang memungkinkan bisa saja nantinya kendaraan besar bakal melewati jalan dan jembatan bujangga.

“Tadi pagi saya berkoordinasi dengan Kepala Dinas Perhubungan Berau, hasilnya di jalan dan jembatan Bujangga ini akan dipasang portal guna membatasi penggunaan jalan dan jembatan ini. Untuk kendaraan dengan tonase yang besar, silahkan lewat Jalan Sultan Agung, di sini nanti kendaraan-kendaraan yang biasa saja. Dan menurut keterangan PPK-nya, portalnya sedang dibuat. Jadi, tetapa akan dipasang portal untuk menjaga agar jalan dan jembatan ini berfungsi seperti biasa,” tandasnya.(bnc)