Barambang Expo Secara Resmi Ditutup Wakil Bupati

 

TANJUNG REDEB - Pasar Barambang Expo yang dimulai pada tanggal 9 hingga 16 Desember 2017 akhirnya resmi ditutup. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati satu tahun berdirinya Pasar Barambang ini ditutup langsung oleh Wakil Bupati Agus Tantomo, Sabtu (16/12/2017) malam.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Berau Fika Yuliana Tantomo, Sekretaris Daerah Jonie Marhansyah, Dewan Penasehat Pasar Barambang Rohaini dan M. Yunus serta tokoh masyarakat maupun adat.

Selama tujuh hari pelaksanaan Barambang Expo, diisi dengan berbagai kegiatan, seperti perlombaan tari dan nyanyi serta mengundang pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Panitia mengakui bahwa seluruh kegiatan yang dijalankan ini berlangsung dengan sukses hingga penutupan.

Dewan Penasehat Pasar Barambang, M. Yunus menyampaikan, meskipun Barambang Expo ini telah berakhir, namun seluruh pengurus tetap harus bekerja terus dalam upaya mempromosikan Pasar Barambang, sehingga pengunjung tetap ramai di jadwal tetap setiap minggu.

“Bukan hanya dalam peringatan satu tahun ini saja, tapi seperti biasanya juga bisa ramai,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang terus mendukung segala kegiatan yang telah dijalankan di Pasar Barambang. Diharapkan juga agar ke depan pemerintah semakin memberikan perhatian lebih dalam mengelola Pasar Barambang, sehingga kunjungan ke sana semakin tinggi, hingga akhirnya mengerakan roda perekonomian masyarakat sekitar.

“Saya juga berpesan kepada pelaku yang ada di sini, agar menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga ada nilai tambah bagi pengunjung yang datang,” ujarnya.

Sementara, Wakil Bupati Agus Tantomo mengatakan, pemerintah daerah memberikan apresiasi atas pelaksanaan Barambang Expo ini. Karena efek yang ditimbulkan mencakup seluruh elemen masyarakat. Di mana terjadi perputaran ekonomi yang memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar, seperti jasa transportasi ketinting, parkir serta pelaku usaha kecil.

“Semuanya tergerak karena kegiatan ini,” katanya.

Selain itu, pelaksanaannya juga bisa menjadi penangkal kenakalan remaja. Di mana ia melihat, banyak remaja yang ikut serta meramaikan Berambang Expo ini melalui berbagai perlombaan yang diadakan panitia. Ia juga memberikan masukan kepada pengelola Pasar Barambang agar meningkatkan kreatifitas, sehingga jumlah pengunjung yang datang meningkat.

“Saya juga ingin agar Barambang Expo ini bisa masuk dalam agenda kalender wisata. Sehingga ada gambaran bagi wisatawan yang akan datang ke sini,” pungkasnya.(advertorial/hms5/bnc)