Berau Gelar Event Offroad Internasional Pertama

 

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau kedatangan tamu istimewa, ratusan penggemar olahraga ekstrem, offroader dari berbagai daerah dan juga offroader dari Tawau, Sabah, Malaysia dan juga Brunei Darusalam ikut meramaikan Berau 4×4 Tropical Challenge (BTC) 2017.

Medan terjal dan berlumpur menantang para offroader untuk mengadu strategi dan juga kekuatan fisik dan mental mereka menaklukan alam. Kedatangan ratusan offroader ini disambut langsung oleh Bupati Berau, Muharram.

Bupati Muharram mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pasalnya, selain menjadi wadah hiburan bagi para penggemar otomotif di luar lintasan ini, juga menjadi ajang promosi pariwisata Kabupaten Berau.

“Orang yang terlibat dalam kegiatan ini adalah orang-orang yang istimewa, selain berkantong tebal, mereka adalah orang-orang yang bernyali kuat. Dan saya yakin, bisa mendongkrak pariwisata Kabupaten Berau,” tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan dari para peserta.

Bupati juga berharap agar event serupa bisa dilaksanakan pada tahun depan. Dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi, dan pemerintah daerah siap memberikan dukungan.

"Dampaknya sangat luar biasa, karena saya dengar sampai rebutan hotel. Pastinya ini akan memberikan efek kepada pariwisata kita kedepannya, dengan kedatangan tamu-tamu dari luar daerah dan negeri," katanya.

Kegiatan ini melibatkan 149 offroader dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Batam, Jakarta, Balikpapan, Bontang, Samarinda dan Malinau. Termasuk puluhan peserta dari Tawau dan Sabah Malaysia.

Sedikitnya ada 36 unit mobil offroad yang akan melintasi jalan terjal dan berlumpur, 20 unit kendaraan pendukung. Offroad ini terbagi dalam dua ketegori, yakni hardcore dan spectator. BTC 2017 ini yang merupakan gelaran offroad internasional pertama yang digelar di Kabupaten Berau.

Mereka akan melintasi medan berat sepanjang 160 Km dengan durasi tempuh selama 5 hari perjalanan. Event Director, Fion Kamil mengatakan, kegiatan ini event challenge yang artinya dalam perjalanannya, para peserta akan dihadapkan dengan trek yang sangat menantang dan berat, baik bagi personel maupun kendaraan.

“Wilayah yang dilalui mayoritas adalah hutan, dengan pepohonan yang tinggi dan rapat, belum lagi para peserta akan dihadapkan dengan kondisi medan lumpur dan rawa, serta kontur medan yang sulit khas Kalimantan terkenal ganas,” ungkapnya.

Jauh sebelum event BTC 2017 berlangsung, antusiasme terlihat dari jumlah pendaftaran peserta yang cukup tinggi. Ini membuktikan, wilayah hutan Berau yang menawarkan sensasi petualangan penuh tantangan yang banyak dicari oleh para penggemar offroad.(advertorial/hms5/bnc)