Terus Raih Prestasi Nasional, Ini Kata Wakil Bupati Berau

 

TANJUNG REDEB – Prestasi demi prestasi tingkat nasional terus diraih Kabupaten Berau. Namun demikian, Pemkab Berau melalui Wakil Bupati, Agus Tantomo menyikapi prestasi-prestasi tersebut secara hati-hati dan bijaksana.

Dikatakannya, prestasi-prestasi tingkat nasional yang telah diraih Kabupaten Berau harus dijadikan bahan motivasi, baik bagi yang telah meraih prestasi tersebut, maupun bagi yang belum. Khusus bagi yang telah meraih prestasi, Wabup Agus Tantomo berpesan, agar tidak lantas berpuas diri. Pasalnya, bisa saja disebut terbaik, tapi  masih jauh dari kata sempurna. Usaha penyempurnaan, harus terus dilakukan.

“Artinya penghargaan itu jangan sampai membuat kita berhenti meningkatkan kinerja. Kacau itu kalau orang sudah merasa terbaik, setelah itu lalai. Itu yang saya tidak mau,” tegasnya kepada beraunews.com, baru-baru ini.

Wabup Agus Tantomo lalu mencontohkan, dulu kita selalu meraih juara umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Atas prestasi tersebut, Kabupaten Kutai Kartanegara lalu datang ke Berau untuk belajar. Namun, karena seolah-olah kita sudah merasa yang terbaik, lalu kita lalai untuk terus berusaha meningkatkan kemampuan. 

“Kukar datang belajar ke kita, kita beritahu mereka, terakhir kita kalah dengan Kukar. Itu yang harus dijadikan pelajaran,” ungkapnya.

Untuk itu, Wabup menegaskan, agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (ASN) hingga perusahaan daerah, agar merubah mindset (pola pikir), khususnya bekerja bukan semata untuk mengejar penghargaan. Analoginya begini, ada dua anak sekolah. Satu belajar ketika mau ujian, satunya lagi tiap hari belajar. Anak pertama itu mungkin mendapat nilai bagus, tapi anak kedua mendapat ilmu dan bonus nilai bagus. 

“Sebagai contoh, kebersihan. Saya berkali-kali memberitahu mereka, kalian membersihkan itu bukan karena tim adipura mau datang saja, kacau kalau punya pikiran begitu. Sama seperti anak tadi, tidak ada ujian tidak belajar. Nanti begitu tim adipuranya pulang, kalian tidak membersihkan lagi. Saya ingatkan, yang menggaji kita bukan tim adipura, tapi rakyat. Kita bekerja untuk rakyat. Karena setiap hari kita bersama rakyat, maka harus setiap hari kita bersihkan. Makanya mereka saya lihat, begitu tim adipura pulang, mereka tetap bekerja keras. Jadi mindsetnya yang harus diubah terlebih dahulu,” bebernya.

Terkait kunci sukses Berau meraih banyak prestasi nasional, Wabup Agus Tantomo mengatakan, semuanya berawal dari ketepatan memilih sosok pemimpin di OPD dan perusda yang ada. Untuk itu, dirinya bersama Bupati Berau Muharram, dalam menentukan pilihan, benar-benar dilakukan secara objektif dan memilih yang terbaik. Pasalnya, sekali salah memilih, dipastikan akan selalu salah.

“Sedikitpun kita tidak memasukkan unsur subjektifitas, tidak ada kita punya yang namanya pengantin. Jadi saya kira kuncinya disitu (memilih orang yang tepat-red). Sekarang sudah mulai kelihatan, orang-orang yang saya dan Bupati tunjuk berdasarkan niat yang baik, dengan cara yang objektif, maka konteksnya adalah prestasi,” tandasnya.(advertorial/bnc)