Bantu PKL Tepian, Bupati Berau Resmikan SPLU PT PLN

 

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram meresmikan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) milik PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) Area Berau yang berada di kawasan Tepian Segah, Jalan Pulau Derawan, Tanjung Redeb, Kamis (30/11/2017).

Fasilitas PLN yang bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) di Tepian Segah atau yang biasa disebut tepian teratai itu, diresmikan Bupati Berau Muharram, didampingi Wakil Bupati Agus Tantomo, dan Manager PT PLN Area Berau, Albert Sitompul.

Dengan fasilitas SPLU tersebut, tentunya memudahkan PKL untuk menggunakan listrik PLN dan tidak lagi menggunakan Generator Set (Genset), sehingga biaya operasional para PKL tersebut tidak lagi membengkak.

“Kalau menggunakan genset, pasti lebih mahal karena harus mengisi BBM (Bahan Bakar Minyak), belum lagi biaya perawatan genset dan lainnya,” jelas Albert.

Menurut Albert, sejumlah PKL selama ini menyambung instalasi listrik dari rumah warga sekitar dengan ilegal, serta berisiko menimbulkan korsleting dan kebakaran listrik. Tapi dengan SPLU ini, lanjut dia, instalasi listrik lebih rapi dan lebih aman digunakan. Albert mengklaim, pedagang bisa mendapatkan fasilitas listrik yang lebih murah.

“Pedagang tinggal mengisi pulsa atau token listrik, dan mereka juga tidak dikenakan biaya penyambungan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Berau Muharram menyambut baik fasilitas SPLU tersebut. Menurutnya, dengan layanan ini, para PKL tidak lagi kesulitan mendapatkan aliran listrik untuk berdagang. Terlebih, PKL di Jalan Pulau Derawan umumnya berjualan pada malam hari. Muharram juga berharap, PLN dapat menambah fasilitas SPLU di berbagai tempat-tempat umum lainnya.

“Masih banyak pedagang yang berjualan di tempat menggunakan genset, tidak hanya di Tanjung Redeb, tapi juga di Tepian Sungai Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur,” imbuhnya.

Bupati Muharram juga mengatakan, dengan fasilitas SPLU tersebut, setidaknya dapat membantu para PKL, sehingga kesejahteraan PKL pun meningkat. Selain itu, juga pasti akan mendorong roda perekenomian mikro di daerah ini. PKL harus diberikan akses kemudahan, pinjaman modal dengan bunga yang kecil, termasuk akses untuk mendapatkan jaringan listrik yang mudah dan murah seperti ini, sehingga pendapatan para pedagang pun bisa bertambah.

Lebih lanjut, Bupati Muharram juga menyinggung soal pemadaman listrik PLN yang sering terjadi di Berau. Dirinya meminta agar PLN melakukan evaluasi pelayanan.

“Tapi saya mendapat informasi dari Manajer PLN Berau bahwa sebentar lagi mesin cadangan 10 x 1 Megawatt yang dikirim dari Semarang sampai, sekarang dalam perjalanan,” ungkapnya.

Dengan mesin pembangkit cadangan ini, Muharram berharap tidak ada lagi pemadaman listrik. Pasalnya, meski tidak punya kewenangan terkait layanan kelistrikan, namun sebagai kepala daerah, dirinya selalu menerima keluhan dari masyarakat Berau, terutama saat terjadi pemadaman listrik.

“Kami juga berharap rencana penambahan kapasitas bisa sesuai progress, sehingga tahun depan tidak lagi ada pemadaman listrik,” tandasnya.(advertorial/hms4/bnc)