Tangani Ratusan Titik Jalan Rusak, TRC Siap Jangkau Kecamatan

 

TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) berencana memperluas jaringan pelayanan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang sejauh ini hanya fokus menyelesaikan perbaikan jalan dalam kota. Ke depan, akan diperluas lagi hingga ke wilayah kecamatan.

Sekretaris DPUTR Berau, Rahmad menjelaskan, pihaknya telah memiliki Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di kecamatan. Hal inilah yang akan dimaksimalkan dalam pelayanan TRC. Setiap UPTD akan didukung dengan bahan dan alat yang sama seperti yang dimiliki TRC saat ini.

“Ini rencana jangka panjang kita. Saat ini kita masih fokus di Kecamatan Tanjung Redeb dan daerah pinggiran saja. Jika titik yang ada dalam kota selesai dikerjakan seluruhnya, tentu kita akan pindah ke kecamatan dengan memanfaatkan UPTD yang ada. Tapi kita benahi dulu yang ada di sini sampai tuntas,” ujarnya.

Rahmad mengungkapkan, sejak diresmikan sebulan yang lalu, TRC sudah menjalankan tugas dan fungsinya dengan maksimal. Tercatat sudah ratusan titik kerusakan jalan dalam kota telah dilakukan, baik yang berasal dari laporan masyarakat maupun hasil pendataan pihaknya. Hal ini menjadi prestasi besar dalam melayani masyarakat.

“Alhamdullilah sambutan masyarakat pun sangat positif. Dengan adanya TRC ini mereka memiliki kepercayaan kuat kepada kami untuk menyelesaikan kerusakan jalan dalam kota. Ini terbukti dari banyaknya laporan yang kita terima, dan langsung kita kerjakan saat itu juga,” katanya.

Dalam pelayanannya, TRC bekerja fleksibel mengikuti kondisi yang ada. Tidak sekadar memperbaiki jalan saja, namun penyebab kerusakan jalan pun menjadi salah satu fokus utama, seperti genangan air serta penyumbatan drainase.

Rahmad menegaskan, pihaknya selalu siap melakukan perbaikan jalan rusak berdasarkan laporan serta peninjauan yang dilakukan. Sepanjang jalan yang ditangani tersebut merupakan kewenangan dari pemerintah daerah.

“Dari data kami, jalan kabupaten itu sepanjang 1.600 kilometer. Kita siap memperbaikinya. Tapi jika ada titik yang sangat mendesak dan merupakan jalur utama masyarakat, tentu menjadi pertimbangan kita juga untuk perbaikan, seperti Jembatan Sambaliung,” ungkapnya.

Pihaknya terus berinovasi dalam memberi pelayanan. Bahkan beberapa kali TRC harus memperbaiki jalan menunggu arus lalu lintas sepi. Seperti di Jalan Durian II dan Durian III, yang mulai dikerjakan di atas jam 12 malam.

“Semuanya kita usahakan agar cepat selesai,” pungkasnya.(advertorial/hms5/bnc)