Wakil Bupati Berau Buka Jambore PIK RM Garapan BPPKBP3A

 

TANJUNG REDEB – Dipusatkan di Taman Sanggam, 100 pelajar dari perwakilan SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Berau mengikuti Jambore Pusat Informasi Konseling Remaja Mahasiswa (PIK RM) tahun 2017, Jum’at (08/12/2017).

Jambore PIK RM yang merupakan kegiatan rutin tahunan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPKBP3A) Berau itu, sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan prilaku remaja mengenai program Generasi Berencana (Genre).

Jambore PIK RM dibuka secara resmi Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo dan dihadiri Ketua DPRD, Syarifatul Sya’diah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau.

Kepala BPPKBP3A Berau, Rohaini, dalam laporannya menyampaikan, Jambore PIK RM akan digelar selama tiga hari di Taman Sanggam serta dilanjutkan dengan materi kelas di Ruang Kakaban Setkab Berau, dengan menghadirkan narasumber dari instansi terkait. Seperti tentang narkoba dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK), sosialisasi kenakalan remaja dari Polres Berau, serta sosialisasi perlindungan anak dan sosialisasi aku cerdas berinternet dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Selama jambore juga akan digelar berbagai lomba dan outbond dari Forum PIK Kabupaten Berau,” jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, dalam sambutannya berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat untuk sama-sama belajar memahami hal-hal yang berkaitan dengan informasi dan konseling untuk remaja dan mekanisme penyelesaian masalah remaja. Terutama tentang hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja, kenakalan remaja dan penyimpangan prilaku remaja.

Kegiatan ini, dikatakan Wabup Agus Tantomo, diadakan guna memberikan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja, serta kegiatan penunjang lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga memfasilitasi peserta dengan berbagai informasi mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) untuk mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera.

Atas nama Pemerintah Daerah, Wabup Agus Tantomo mengimbau, agar para remaja dan mahasiswa, senantiasa membekali diri melakukan persiapan dan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja Genre.

 

Tujuan dari program genre adalah untuk memfasilitasi remaja agar belajar memahami dan mempraktikkan prilaku hidup sehat dan berakhlak untuk mencapai ketahanan remaja sebagai dasar mewujudkan generasi berencana dalam jenjang pendidikan yang terencana, berkarir dalam pekerjaan yang terencana serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi.

“Tujuan diselenggarakan Jambore PIK RM se-Kabupaten Berau ini adalah sebagai ajang berkumpulnya remaja yang tergabung dalam PIK RM dalam rangka meningkatkan kualitas remaja, agar remaja di Kabupaten Berau mampu berkompetisi yang ditunjang dengan wawasan dan persepsi tentang hal yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja dengan para remaja yang ada di luar daerah,” tuturnya.

Kepada OPD terkait, khususnya PPKBP3A, Wabup berharap agar dapat menyelaraskan strategi dan program genre di Kabupaten Berau, agar program nasional yang digalakkan Pemerintah pusat dapat didukung di daerah. Harapannya dapat memberikan dampak positif, penataan dan menyerasikan kebijakan program genre dalam rangka penyiapan kehidupan berencana bagi remaja.

“Peningkatan komitmen stakeholder dan mitra kerja dalam program genre harus terus diperkuat,” tegasnya.

Kegiatan positif ini, disampaikan Agus Tantomo, memberikan semangat kepada para remaja sebagai generasi bangsa yang berkualitas. Wabup mengimbau kepada remaja untuk dapat menyayangi dirinya dengan mengkonsumsi makanan bergizi. Hal Ini menurutnya penting untuk selalu menjaga kesehatan serta menjaga generasi yang tangguh.

“Atas nama Pemkab Berau, saya mengimbau agar kegiatan Jambore seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan di Kabupaten Berau, karena pemberian informasi harus dilakukan secara terus menerus dan kontinyu agar selalu dapat diingat dan diaplikasikan dalam kehidupan remaja,” imbuhnya.

Saat ini, dikatakan Wabup Agus Tantomo, sudah banyak pengaruh buruk selain dari obat-obatan dan narkotika, pergaulan bebas dan penyimpangan perilaku remaja. Dimana pengaruh ini harus dibentengi dalam keluarga dan masyarakat. Serta dibentengi informasi dan pengetahuan yang terus menerus, terutama orangtua yang harus peduli agar remaja tidak terjerumus kepada hal negative.

“Saya mengharapkan tujuan dari Jambore ini dapat dicapai dan dipahami dengan baik, yaitu dalam pengambilan kebijakan strategi dan langkah yang diperlukan program informasi dan konseling masalah remaja. Saya ucapkan terimakasih dan penghargaan penyelenggara dan seluruh pihak, dan seluruh peserta. Saya ucapkan terimakasih atas partisipasi dan keikutsertaan pada kegiatan ini,” tandasnya.(advertorial/Miko Gusti Nanda/bnc)