PDAM Tirta Segah Berau Raih Predikat Terbaik Perpamsi Award 2017

 

TANJUNG REDEB - PDAM Tirta Segah Kabupaten Berau kembali meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional. Jika akhir Agustus 2017 lalu, PDAM Tirta Segah meraih predikat kinerja terbaik pertama tahun 2017 dari Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM).

Kini, PDAM Tirta Segah meraih penghargaan dari Persatuan Perusahaan Air Minum (PERPAMSI) Award tahun 2017 sebagai PDAM dengan Operasional Terbaik Pertama untuk katagori PDAM dengan penduduk 200 ribu hingga 500 ribu jiwa.

Lihat Juga : Berau Terus Raih Prestasi Nasional, Kini Giliran PDAM Tirta Segah

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi dalam Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Nasional (MAPAMNAS) XIII PERPAMSI 2017 di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Prestasi ini, dikatakan Adief, menjadi pemicu semangat bagi PDAM Tirta Segah untuk terus mempertahankan kinerja dan terus meningkatkan kinerja dan pelayanan PDAM terhadap masyarakat Kabupaten Berau.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk tetap berbuat yang terbaik,” tuturnya.

Dikonfirmasi terkait raihan prestasi PDAM Tirta Segah, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mengatakan, prestasi yang diraih PDAM memang wajar. Pasalnya, sejak PDAM dipimpin Adief Mulyadi, capaian kinerjanya memang luar biasa. 

“Yang harus dilihat itu bukan hanya posisi saat ini, tapi bandingkan dengan posisi sebelum Adief memimpin. Ini pencapaian yang luar biasa. Saya melihat progress mereka (PDAM-red) itu luar biasa. Artinya, mereka menetralisasi dari posisi minus ke titik nol dulu, setelah itu baru ke positif,” imbuhnya kepada beraunews.com, Jumat (08/12/2017).

Namun demikian, Wabup Agus Tantomo mengaku tak ingin menyikapi prestasi yang diraih PDAM Tirta Segah ini, secara berlebihan. Pasalnya, meski meraih prestasi terbaik di tingkat nasional, tapi harus diakui jika masih ada beberapa hal yang harus dibenahi PDAM.

“Tapi saya maklumi, begitu banyak masalah yang ditinggalkan dan menjadi pekerjaan rumah sejak Adief menjabat Direktur PDAM, diantaranya utang pelanggan yang luar biasa menumpuk dan pencurian air. Saya yakin mereka bisa jauh lebih baik ke depannya,” tandasnya.

Untuk diketahui, PERPAMSI merupakan organisasi yang mewadahi PDAM yang ada diseluruh Indonesia. Sebelum memberikan penghargaan, PERPAMSI terlebih dahulu melakukan penilaian terhadap hasil kinerja dan audit PDAM di seluruh Indonesia dengan standar yang telah ditetapkan. PERPAMSI Award diberikan untuk memotivasi daerah/PDAM, agar terus meningkatkan pelayanan air minum di wilayahnya masing-masing.(advertorial/bnc)