Disdik Berau Gelar Kompetensi Guru Bahasa Indonesia

 

TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menggelar pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru Sekolah Dasar (SD) dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pelatihan yang digelar 5-9 Desember 2017 di Meeting Room Hotel Grand Parama Tanjung Redeb itu, bekerjasama dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Bahasa Jakarta dan diikuti 50 guru dari SD inti se-Kabupaten Berau.

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Basri Sahrin, yang membuka pelatihan menyampaikan, pelatihan peningkatan kompetensi guru SD mata pelajaran Bahasa Indonesia diberikan kepada guru pandu atau fasilitator dari SD inti atau imbas se-Kabupaten Berau.

Program ini dikatakannya, merupakan upaya dalam meningkatkan kompetensi para guru, khususnya guru sekolah dasar. Dengan pendidikan dan pelatihan ini, diharapkan apa yang diberikan memberikan nilai tambah bagi guru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Berau.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada P4TK Bahasa yang menjadi narasumber dalam pelatihan bagi guru SD mata pelajaran Bahasa Indonesia ini,” ungkapnya.

Para guru yang telah mengikuti diklat, diharapkan Basri, bisa menularkan apa yang telah diterima kepada guru-guru di sekolah lainnya.

“Bagaimana pun materi yang disajikan merupakan dasar-dasar dalam rangka penyiapan penyusunan soal USBN (ujian sekolah berstandar nasional). Sehingga para guru kami harapkan bisa menyerap materi yang disampaikan,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah menjelaskan, dalam pelatihan yang digelar selama 5 hari ini, para peserta akan mengikuti pelatihan kompetensi sebanyak 40 jam. Adapun materi pelatihan adalah dasar-dasar Bahasa Indonesia dan pembelajaran untuk jenjang SD dan teknik penyusunan soal.

“Pola pelaksanaan pelatihan ini untuk pembinaan seluruh guru SD mapel Bahasa Indonesia untuk menjadi instruktur didaerahnya sebagai penggerak atau pengimbasan kegiatan melalui kelompok kerja guru,” jelasnya.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar, meningkatkan mutu pendidikan terutama prestasi peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.

“Pelatihan ini juga untuk menyiapkan fasilitator dalam kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru) gugus inti di masing-masing kecamatan,” tandasnya.(advertorial/hms4/bnc)