Bupati Resmikan Infrastruktur Dasar Realisasi CSR PT Berau Coal di Kampung Long Lanuk

 

SAMBALIUNG – Bupati Berau Muharram meresmikan infrastruktur dasar di Kampung Long Lanuk, Kecamatan Sambaliung, Selasa (5/12/2017). Kegiatan ini merupakan realisasi dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Berau Coal.

Ada tiga kegiatan yang masuk dalam peresmian tersebut, diantaranya dermaga SD 006, Water Treatment Plant (WTP) dan peletakan batu pertama jaringan listrik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Berau Syarifatul Sya’diah, manajemen PT Berau Coal dan beberapa pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Kampung Long Lanuk, Sulaiman memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah memberikan perhatian kepada kampung, khususnya dalam pemenuhan sarana infrastruktur dasar yang menjadi salah satu kebutuhan sangat mendesak bagi masyarakat kampung.

Namun, ia mengharapkan agar ke depannya perusahaan maupun pemerintah daerah, lebih memberikan perhatian lebih lagi bagi salah satu kampung yang berada jauh dari ibu kota kabupaten tersebut.

“Ada beberapa sarana yang sangat kita perlukan untuk dibenahi, seperti rumah ibadah dan jaringan telekomunikasi. Selama ini kami juga terus menyampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) agar hal ini bisa direalisasikan dan masuk dalam program pemerintah daerah,” ungkap Sulaiman.

 

Sementara VP Operations Support and Relations PT Berau Coal, Gatot Budi Kuncahyo menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir pihak perusahaan telah menyalurkan kewajibannya khususnya kepada kampung-kampung yang berada di lingkar tambang, salah satunya pembangunan jaringan listrik. Tercatat sekitar 3.000 sambungan rumah telah dipasang.

Program ini pun mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Bupati Muharram mengatakan, kepedulian perusahaan terhadap kampung-kampung yang berada di wilayah kerjannya sangat diperlukan. Berbagai program bantuan yang dijalankan pun memberikan keringan bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di kampung.

 

Bupati Muharram berpesan kepada masyarakat kampung, agar infrastruktur yang telah dibangun ini bisa dijaga bersama-sama. Sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Seperti WTP yang sudah dibangun ini. Kalau bisa dikelola oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK). Sehingga distribusi air bersih bisa lebih terarah dan lancar, kemudian retribusi yang dikumpulkan bisa memberikan penghasilan bagi kas kampung,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan kepada masyarakat agar menjalankan pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kampanye ini menjadi hal wajib yang harus dilakukannya sebagai kepala daerah.

“Dengan dijalankannya budaya bersih dan sehat ini akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang handal juga,” pungkasnya.(advertorial/hms5/bnc).