Bapenda Berau Gelar Tax Gathering dan Dialog Pajak Daerah

 

TANJUNG REDEB – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau mengelar Tax Gahering dan Dialog Pajak Daerah dengan menghadirkan sejumlah wajib pajak (WP), Rabu (29/11/2017) di Hotel Derawan Indah. Dalam kegiatan ini juga  dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Berau dengan PT BNI dan PT Pos Indonesia serta penyerahan hadiah umroh kepada wajib pajak.

Disampaikan Kepala Bapenda Berau, Maulidiyah, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun untuk memberikan informasi kepada wajib pajak atas perkembangan yang terjadi saat ini. Begitu juga dengan program yang dijalankan pemerintah dalam peningkatan sektor perpajakan di Kabupaten Berau.

Maulidiyah menjelaskan, ada beberapa program yang akan dijalankan Bapenda dalam memaksimalkan sektor pajak ini. Seperti yang dilakukan pada saat ini, dengan penandatanganan MoU antara pemerintah dengan PT BNI dan PT Pos Indonesia. Dalam hal ini, akan ada kerja sama dalam pemenuhan fasilitas penerimaan pendapatan daerah secara online, e-commerce dan pengelolaan dana dari pihak kedua dalam membuat retribusi.

"MoU yang dilakukan ini mengenai pemanfaatan fasilitas jasa dan layanan perbankan dan pos," katanya.

Bentuk kerja sama yang dilakukan ini, disampaikan Maulidiyah, sama dengan kerja sama yang sebelumnya dilakukan dengan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD). Dimana, wajib pajak bisa melakukan pembayaran di PT BNI dan PT Pos Indonesia. Sehingga, memudahkan wajib pajak dalam melakukan pembayaran, khususnya yang berada di luar daerah dan perkampungan.

"Jadi kita mendapat masukan dari wajib pajak yang ada di luar daerah, karena BPD kan tidak sampai di luar daerah. Sementara untuk Pos, karena jangkauannya yang luas hingga kecamatan dan kampung. Tentu memudahkan masyarakat yang akan membayar pajak, cukup melalui pos saja. Dan ini akan kita kembangkan terus, tidak menutup kemungkinan bekerja sama dengan perbankan lainnya," ujarnya.

Sementara Bupati Berau Muharram mengatakan, dalam memaksimalkan pendapatan daerah ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bijak dan kreatif memanfaatkan teknologi. Dimana pada saat ini, perkembangan teknologi yang sangat cepat dan berkembang. Tentu teknologi juga berperan besar dalam peningkatan pendapatan daerah ini. Ia juga berharap agar data PBB-P2 harus terekam secara rapi di Bapenda.

"Terbit semua data PBB ini, semua orang bisa mengakses secara online. Berapa besar pajak yang dia tanggung tahun ini. Perannya PT Pos nantinya yang fasilitasi untuk wajib pajak, tidak perlu lagi datang ke Bapenda," ujarnya.

Dengan teknologi yang canggih saat ini tentu memberikan kemudahan bagi OPD dalam memaksimalkan pendapatan daerah ini. Seluruh urusan, baik administrasi maupun pembayaran bisa cepat dilakukan. Dengan kemudahan ini tentu menjadi peluang dalam peningkatan pajak daerah.(advertorial/hms5/bnc).